mural
homeforward
Contoh Form Laporan Keuangan Rumah Tangga Excel

Contoh Form Laporan Keuangan Rumah Tangga Excel

Keuangan merupakan salah satu hal krusial yang harus kamu perhitungkan, apalagi jika kamu sudah berumah tangga. Mengatur keuangan rumah tangga pastinya akan lebih sulit karena kamu harus memikirkan anggota keluarga yang lain. Misalnya, tiba-tiba anak meminta membelikan sepatu baru atau bersiap masuk sekolah baru. Aspek-aspek ini harus kamu pertimbangkan matang-matang saat menyusun form laporan keuangan rumah tangga.

Untuk membuat form keuangan rumah tangga Excel, kamu harus mengetahui porsi pengeluaran rumah tanggamu terlebih dahulu. Seperti apa pos-pos keuangan rumah tangga yang ideal? Dan bagaimana contoh form laporan keuangan? Simak artikelnya di sini!

Memahami Pos-Pos Keuangan Rumah Tangga

Mengatur pengeluaran rumah tangga harus sebaiknya dimulai dengan memahami porsi pengeluaran yang tepat. Berikut pos-pos keuangan yang perlu kamu tahu!

1. Pos Kebutuhan Pokok

memahami pos-pos keuangan rumah tangga Sumber : pexels

Pos kebutuhan pokok adalah dana yang paling penting dan wajib. Dari pendapatan bulanan kamu dan pasangan (jika pasanganmu juga memiliki pemasukan bulanan), kamu bisa menyisihkan setidaknya 40-50% untuk membayar kebutuhan pokok. Kebutuhan pokok ini termasuk membayar tagihan listrik atau air, belanja bahan pokok bulanan, serta membeli pulsa atau paket internet.

Sisihkan dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika kamu ingin membayar tagihan listrik atau membeli pulsa, kamu bisa menggunakan aplikasi Flip agar lebih hemat! Flip adalah aplikasi transfer biaya bebas admin yang juga bisa kamu gunakan untuk membayar tagihan listrik dan beli pulsa. Dengan Flip, kamu bisa menikmati potongan biaya, jadi kamu dapat lebih hemat!

2. Pos Cicilan

Pos cicilan ini juga bersifat wajib untuk kamu sisihkan, apalagi jika cicilan tersebut sedang berjalan. Misalnya cicilan rumah, kendaraan, atau lainnya. Pos ini juga harus menjadi prioritas rumah tanggamu. Sisihkan setidaknya 25% dari total pemasukan bulanan yang kamu miliki bersama. Jangan melebihi besaran tersebut karena akan berpengaruh pada arus keuangan.

3. Pos Tabungan dan Investasi

Pos ketiga adalah tabungan dan investasi. Zaman sekarang ini, sudah ada banyak aplikasi yang memudahkan kamu melakukan investasi dan menabung secara digital. Investasi dan tabungan sangat penting bagi masa depan. Misalnya, tabungan dana pendidikan anak atau tabungan untuk masa pensiun kelak.

Alokasikan dana setidaknya 15% untuk pos tabungan dan investasi. Kamu bisa melakukan investasi reksa dana, obligasi, hingga bahkan saham jika kamu sudah mempelajarinya dengan baik. Namun, jangan lupa untuk selalu menggunakan uang dingin jika ingin berinvestasi.

4. Pos Gaya Hidup

Berikutnya adalah pos gaya hidup. Mengatur keuangan memang harus terstruktur dan terperinci, namun bukan berarti kamu tidak bisa menikmati hidup. Meski tak sering, kamu bisa mengajak keluarga makan bersama di luar, menonton bioskop, atau jalan-jalan ke tempat wisata. Sisihkan dana yang cukup untuk melakukan kegiatan yang kamu dan keluarga inginkan ini.

Misalnya, jika ingin membelikan anak mainan yang bagus atau barang ternama, kamu bisa menggunakan dana dari pos ini. Besaran dana yang disarankan adalah sekitar 5% untuk memenuhi gaya hidup.

5. Pos Sosial

Hidup ini tak cukup rasanya bila tidak saling berbagi pada sesama. Maka dari itu, kamu juga perlu menyiapkan dana untuk melakukan kegiatan sosial. Bersedekah atau memberi kado pada kerabat membutuhkan dana setidaknya 5% dari total pendapatan bulanan rumah tangga.

Contoh Form Laporan Keuangan Rumah Tangga

form laporan keuangan rumah tangga Sumber : pexels

Sebelum kamu membuat form laporan keuangan rumah tangga, ada baiknya kamu memantau anggaran keuangan yang dibutuhkan. Hitung pendapatan total per bulan, lalu susunlah pengeluaran yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Anggaran pengeluaran harus disesuaikan berdasarkan pos yang sudah dijabarkan di atas.

Contoh form laporan keuangan sangatlah mudah. Buatlah form laporan keuangan dengan menggunakan Excel. Kamu membutuhkan setidaknya lima kolom dengan jumlah baris yang bisa disesuaikan. Tuliskan tanggal, keterangan (untuk menjelaskan dana apakah itu), debet (uang masuk), kredit (uang keluar), dan total.

Setelah itu, catat uang pemasukan di kolom debet, baik dari gaji utama, bonus, tunjangan, gaji pasangan dan pendapatan lainnya. Masukkan pula dana yang kamu keluarkan di kolom kredit. Dengan begitu, kamu bisa melakukan perhitungan dengan baik.

Membuat form laporan keuangan sebenarnya tidak sulit, namun dibutuhkan ketelitian agar hasil perhitungan tepat. Selain itu, kamu juga harus rajin mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran. Dengan begitu, arus keuangan rumah tangga menjadi terkendali. Selamat mencoba!

Bagikan

Lainnya

Jangan Sampai Tertukar! Inilah Perbedaan antara Uang Elektronik dan Dompet Digital
Jangan Sampai Tertukar! Inilah Perbedaan antara Uang Elektronik dan Dompet Digital
Beginilah Cara Aktivasi LinkAja Syariah dari LinkAja
Beginilah Cara Aktivasi LinkAja Syariah dari LinkAja
Pengertian Bonus Akhir Tahun Karyawan dan Cara Perhitungannya
Pengertian Bonus Akhir Tahun Karyawan dan Cara Perhitungannya
Tips Mempersiapkan Liburan Akhir Tahun dan Destinasi Luar Negeri yang Layak Dikunjungi
Tips Mempersiapkan Liburan Akhir Tahun dan Destinasi Luar Negeri yang Layak Dikunjungi
Cara Upgrade DANA Premium: Kelebihan dan Cara Top Up Hemat
Cara Upgrade DANA Premium: Kelebihan dan Cara Top Up Hemat

Kategori

Mulai transaksi bareng Flip

#FlipBuatSemua

4.8

App Store

star
star
star
star
star
App Store

4.7

Play Store

star
star
star
star
star
Play Store
rating
flip logo
Vectorinstagram icon.svg
Vectortwitter icon.png
Vectorfacebook icon.svg

Tentang Flip

MasukBlogPromoBerita & MediaKomunitasBantuanKebijakan PrivasiSyarat dan Ketentuan

Hubungi Flip

Layanan Pengguna

+62 21 - 50928829

Bisnis & Kerja Sama

[email protected]

Email

[email protected]

Flip adalah perusahaan transfer dana yang telah terlisensi oleh Bank Indonesia.
© 2022 PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi