flip for business logoburger menu
mural
homeforward
Mengenal Teknologi API dan Potensinya dalam Industri Finance

Mengenal Teknologi API dan Potensinya dalam Industri Finance

API atau Application Programming Interface merupakan istilah yang tidak asing lagi saat ini. Apa itu API? API adalah seperangkat kode pemrograman yang mengkueri data, mengurai respons dan mengirimkan instruksi antara satu platform dengan software lainnya. API diaplikasikan secara luas untuk menyediakan layanan data di banyak konteks dan bidang.

Popularitas API semakin meluas seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang membangun API sendiri. Sebut saja META (sebelumnya Facebook), Salesforce, Amazon dan masih banyak lagi. Implementasi API memungkinkan perusahaan untuk mengakses berbagai layanan lain tanpa harus bermigrasi secara penuh ke ekosistem mereka.

Salah satu sektor yang diuntungkan dengan keberadaan API adalah keuangan atau finance. Seberapa penting penggunaan API dan bagaimana cara kerja API pada finance? Lalu, apa saja manfaat penggunaan API pada finance? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu API?

Sebelum mengetahui bagaimana cara kerja API di bidang finance, Anda perlu mengetahui bagaimana konsep dasar API. API memungkinkan produk atau layanan yang Anda miliki untuk melakukan komunikasi dengan produk atau layanan lain tanpa harus mengetahui bagaimana cara penerapannya.

Ini bisa menyederhanakan proses pengembangan aplikasi sehingga lebih menghemat waktu dan uang. Ketika Anda mendesain alat dan produk baru atau mengelola produk yang sudah ada, API memberi Anda fleksibilitas, menyederhanakan desain, administrasi dan penggunaan. Dengan begitu, inovasi dapat dilakukan secara lebih maksimal.

Financial API atau API dalam finance merupakan bagian dari perangkat lunak yang berinteraksi dengan aplikasi lain yang berinteraksi dengan aplikasi keuangan untuk memfasilitasi akses informasi, transaksi dan pembayaran. Lembaga keuangan memanfaatkan API untuk memudahkan integrasi, memfasilitasi kolaborasi antara mitra keuangan serta meningkatkan pengalaman pelanggan.

Tujuan dari API finance adalah memungkinkan pengguna mengambil informasi keuangan tepat ketika mereka membutuhkannya. API finance menjembatani kesenjangan antara aplikasi yang berbeda serta memfasilitasi proses berbagi data langsung antara aplikasi tersebut untuk kebutuhan pengguna, vendor pihak ketiga, mitra bisnis serta karyawan perusahaan. Bisnis juga bisa menggunakan API untuk melakukan sinkronisasi data di beberapa aplikasi.

Bagaimana Cara Kerja API di Bidang Finance?

Di dunia keuangan, ada berbagai macam API yang digunakan. Masing-masing memiliki cara kerja yang berbeda-beda. Di pasar saham misalnya, API digunakan untuk mengumpulkan data di satu tempat. Data-data ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk membuat keputusan terkait investasi (misalnya informasi tentang pasar saham dan cryptocurrency). Selain itu, contoh pengguna API dalam sektor finansial antara lain:

  • API berita keuangan (Financial News API). Ini adalah alat yang memungkinkan Anda mengakses berita terbaru dari industri keuangan dengan mudah, termasuk yang berkaitan dengan informasi. Dengan memiliki akses ke informasi keuangan yang penting di situs manajemen investasi, pengguna bisa mengontrol risiko investasi dengan lebih baik
  • API pembayaran. API ini memungkinkan institusi untuk memperoleh informasi yang diperlukan untuk melakukan pembayaran di luar situs bank tempat akun dibuat. Contoh paling umum penggunaan API ini bisa kita temukan di situs e-commerce.

Mengapa API Penting dalam Industri Keuangan Masa Depan?

Saat ini pelanggan atau pengguna layanan keuangan menikmati beragam kemudahan dalam layanan yang mereka gunakan. Fasilitas yang ditawarkan oleh industri finansial membuat pengguna mengharapkan sesuatu yang lebih baik lagi. Mereka berekspektasi pada kemudahan seperti transaksi yang cepat dan sederhana, akses cepat ke laporan keuangan serta kemudahan dalam pembayaran.

API juga memiliki peran yang besar dalam inisiatif open banking. Dalam ekosistem open banking kontemporer, API merupakan alat yang memudahkan bisnis. EBA (European Banking Association) bahkan sudah menerbitkan sebuah laporan yang menyebut bahwa lewat penerimaan dan penerapan API, lembaga keuangan dapat memperluas dan meningkatkan layanan inti yang mereka miliki.

Seiring dengan semakin banyaknya aplikasi fintech yang bermunculan, hampir tidak mungkin tren implementasi API akan memudar dalam waktu dekat. Begitu juga dengan permintaan dan harapan pengguna yang semakin tinggi. Ini membuat bisnis keuangan berusaha untuk menawarkan layanan yang baik lewat integrasi API.

Manfaat Implementasi API dalam Industri Keuangan

Manfaat API dalam finance.jpg

Ada beberapa manfaat implementasi API dalam industri keuangan antara lain:

1. Memenuhi Permintaan Pelanggan

Pelanggan masa kini sangat melek dengan teknologi. Ini membuat ekspektasi mereka akan pengalaman perbankan online menjadi lebih tinggi. Mereka akan mencari produk secanggih mungkin dengan layanan yang semaksimal mungkin.

Tapi jika bank atau penyedia layanan keuangan harus membuat satu API untuk setiap fitur baru yang mereka buat atau mencoba mengembangkan setiap produk baru secara internal, maka mereka akan tertinggal dalam waktu singkat. Dengan open API, lembaga keuangan bisa memanfaatkan fungsionalitas dan produk yang dirancang oleh pihak ketiga untuk mereka.

2. Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan Secara Keseluruhan dengan API

API memungkinkan industri keuangan untuk memenuhi berbagai tuntutan pelanggan yang ada dan memosisikan diri agar tetap relevan dengan kebutuhan perbankan masa depan. API ini juga bisa berfungsi dengan cara berbeda. Implementasinya dapat membantu meningkatkan keterlibatan pelanggan secara keseluruhan dengan memenuhi kebutuhan mereka lewat cara yang aman, cepat dan tidak ketinggalan zaman.

Selain itu, beberapa keuntungan yang diperoleh oleh sektor finansial dengan adanya API adalah:

  • Meningkatkan integrasi antara bank dengan aplikasi lainnya
  • Meningkatkan transformasi digital bank dengan meningkatkan konektivitas
  • Menghapus prosedur birokrasi perbankan yang tidak perlu
  • Menyediakan produk yang dipersonalisasi untuk pelanggan.

Dengan berbagai potensi masa depan dan manfaatnya, implementasi API sangat dibutuhkan oleh berbagai sektor bisnis untuk mengefisienkan berbagai proses. Untuk mencari tahu lebih jauh tentang API dalam dunia keuangan dan bagaimana Flip for Business membantu Anda mengimplementasikannya dalam bisnis Anda, silakan unduh e-book dari Flip di sini!.

Bagikan

Lainnya

Etika Bisnis: Pengertian, Jenis, Contoh dan Alasan Kenapa Etika Bisnis Itu Penting
Etika Bisnis: Pengertian, Jenis, Contoh dan Alasan Kenapa Etika Bisnis Itu Penting
6 Manfaat Menggunakan E-Wallet untuk Bisnis
6 Manfaat Menggunakan E-Wallet untuk Bisnis
E-Wallet: Metode Pembayaran Bisnis yang Kian Diminati
E-Wallet: Metode Pembayaran Bisnis yang Kian Diminati
Perkembangan Sistem Pembayaran di Indonesia, Dari Masa Kemerdekaan sampai Era Digital
Perkembangan Sistem Pembayaran di Indonesia, Dari Masa Kemerdekaan sampai Era Digital
7 Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi Bisnis Ritel
7 Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi Bisnis Ritel

Kategori

flip logo

Pesona Khayangan Blok CK No. 50

Jl. Margonda Raya, Depok

Jawa Barat, Indonesia

Layanan Sales

Senin-Jumat

(kecuali hari libur nasional)

08.00-17.00 WIB

Layanan Bantuan

Setiap hari (24 jam)

Temukan Kami Di

Tentang Flip

Buat AkunBisnisBantuanSyarat & KetentuanKebijakan PrivasiTimKarirBlog

Hubungi Kami

Bisnis & Kerja Sama

+62 813-8760-6852

Email

[email protected]

Flip adalah perusahaan transfer dana yang telah terlisensi oleh Bank Indonesia dengan nomor izin 18/196/DKSP/68

© 2022 PT. Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi