flip for business logoburger menu
mural
homeforward
Benarkah Reversal Adalah Pengembalian? Simak Serba-Serbinya!

Benarkah Reversal Adalah Pengembalian? Simak Serba-Serbinya!

Reversal adalah istilah yang digunakan di dunia bisnis dan perbankan. Di dunia bisnis, reversal dapat diartikan sebagai rugi, kalah, atau tidak beruntung. Berbeda dengan dunia bisnis, reversal dalam dunia perbankan diartikan sebagai keterangan ketika terjadi kesalahan saat transaksi. Istilah tersebut juga digunakan pada transaksi jual beli yang dilakukan secara online.

Pengertian Reversal Adalah Pengembalian 

47-1 Envato.jpgSumber : Envato

Dalam transaksi keuangan, reversal menggambarkan situasi ketika dana dikembalikan ke rekening asal pemegang kartu. Reversal juga dikenal dengan sebutan pembalikan kredit atau pembayaran pembalikan. Pembalikan otorisasi, pengembalian uang, dan tolak bayar juga termasuk bentuk reversal.

Perlu diingat bahwa reversal adalah informasi mengenai kegagalan transaksi. Hal tersebut tidak membahayakan akun rekening atau saldo Anda. 

Perbedaan Reversal Dengan Refund 

Tak sedikit orang beranggapan bahwa reversal sama dengan refund. Faktanya, kedua istilah ini memiliki arti yang berbeda. Supaya lebih jelas, berikut perbedaannya.

Reversal

Pengertian reversal adalah pembalikan. Transaksi pembalikan mengacu pada situasi saat pembeli telah mengirim uang, tetapi belum diterima oleh akun pedagang. Selama masih dalam proses, transaksi masih bisa dibatalkan. Lantaran dilakukan sebelum transaksi selesai diproses, proses pembalikan dana relatif lebih cepat. 

Dalam kegiatan jual beli, reversal terjadi karena beberapa penyebab berikut:

  • Produk habis terjual.
  • Penjual mencurigai pembeli melakukan penipuan.
  • Pembeli berubah pikiran mengenai pemesanan tersebut.
  • Pembeli ditagih dengan nominal yang salah.
  • Transaksi tidak sengaja dilakukan dua kali.
  • Pembeli menyadari ketidakpuasan terhadap suatu produk setelah membayar. Biasanya hal ini terjadi setelah pembeli membaca ulasan yang diberikan oleh pembeli lainnya.
  • Pembeli mengirim dana pembayaran ke rekening yang salah.

Contoh Transaksi Pembalikan

Anda memesan kemeja satin dari salah satu toko di marketplace. Setelah mengisi detail pembayaran dan mengkonfirmasi pesanan, penjual menginformasikan pada Anda bahwa kemeja yang dipesan habis terjual. Mengingat pembayaran ke penjual masih tertunda, Anda bisa memilih tombol pembatalan yang tersedia atau menghubungi customer service untuk membatalkan transaksi.

Refund

Refund adalah pengembalian dana. Dibandingkan reversal, istilah ini paling sering digunakan dalam dunia transaksi. Dari perspektif bisnis, pengembalian uang merupakan hal buruk lantaran memengaruhi proyeksi keuangan. Pengembalian dana terjadi setelah transaksi selesai, saat uang pembeli telah diproses dan disimpan di rekening penjual.

Ketika terjadi refund, uang akan dikembalikan menggunakan metode yang sama sesuai dengan metode saat pembayaran. Apabila Anda membayar pesanan dengan kartu kredit, pengembalian uang tersebut akan disimpan di kartu kredit yang sama. Jika Anda menggunakan kartu debit, dana akan dikembalikan ke rekening bank yang terhubung dengan kartu debit tersebut.

Biasanya diperlukan waktu sekitar 5 hingga 14 hari untuk memproses pengembalian dana. Apabila dalam waktu 14 hari pengembalian dana belum masuk, hubungi penjual untuk dilakukan pengecekan dan tindak lanjut.  

Kendati demikian, ketika Anda melakukan transaksi di marketplace, dana tersebut akan menjadi saldo yang bisa digunakan untuk berbelanja atau ditarik ke rekening asal. Perlu diingat bahwa setiap marketplace memiliki kebijakan tersendiri. Dalam proses penarikan ke rekening asal, transaksi tersebut bisa saja dikenakan biaya admin. 

Contoh Pengembalian Dana 

Anda memesan gaun pesta di salah satu toko di Amazon. Paket akan tiba sekitar 7 hari setelah pembayaran diproses. Ketika paket berada dalam perjalanan, Anda menyadari bahwa gaun pesta tersebut salah ukuran. Setelah barang diterima, Anda mengajukan pengembalian dana. Lantaran pembayaran telah selesai, Anda diminta menghubungi penjual.  

Penyebab Reversal Dalam Transaksi Keuangan 

47-2 Envato.jpgSumber : Envato

Alasan pembalikan pembayaran biasanya terkait dengan pihak yang memulai proses tersebut. Sejumlah alasan yang memicu terjadinya reversal, antara lain:

  • Transaksi Time Outsecara otomatis sistem perbankan memberi batas waktu pembayaran. Hal ini dilakukan untuk menjaga sistem keamanan perbankan. Ketika melewati batas waktu, sistem akan menganggap transaksi tersebut gagal.
  • Gangguan Jaringanreversal kemungkinan besar dapat terjadi karena adanya gangguan yang berasal dari pihak perbankan itu sendiri sehingga kegiatan proses transaksi menjadi gagal.
  • Perbedaan Tanda Tangan: ketika melakukan transaksi menggunakan kartu kredit dibutuhkan tanda tangan yang sama persis. Jika terdapat sedikit saja perbedaan, transaksi akan dibatalkan dan dianggap gagal.
  • Outerouter merupakan penyebab terjadinya reversal akibat nomor tujuan di luar wilayah jangkauan bank terkait. Hal ini sering terjadi ketika nasabah salah input kode transfer. 
  • Kesalahan Input Nomor Rekening Tujuan: hal ini menyebabkan sistem tidak bisa melacak nomor rekening tujuan dan dianggap sebagai kegagalan transaksi. 
  • Modus Penipuan: beberapa oknum pembeli kerap memanfaatkan situasi ini untuk mendapatkan keuntungan. Biasanya, sistem akan langsung melakukan pemblokiran dan pembatalan sepihak.
  • Kegagalan Saat Transaksi Tagihan Lain atau Pembelian Pulsa: meskipun jarang terjadi, kegagalan proses transaksi pembayaran tagihan atau pembelian pulsa yang berkaitan dengan pihak bank juga bisa menyebabkan reversal. Padatnya transaksi kadang membuat pihak host pembelian tidak merespon sehingga dianggap sebagai transaksi gagal.

Cara Mengatasi Reversal

Terdapat sejumlah solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi reversal. Adapun caranya, sebagai berikut.

  • Pastikan input nomor rekening dengan benar. Teliti kembali sebelum melanjutkan transaksi.
  • Gunakan jaringan internet yang bagus dan stabil untuk meminimalisasi reversal.
  • Lakukan pembayaran sebelum batas waktu transaksi habis.
  • Pastikan tanda tangan yang Anda bubuhkan ketika menggunakan kartu kredit sama persis.
  • Minimalisasi risiko kegagalan transaksi akibat pembayaran tagihan atau pembelian pulsa dengan cara menggunakan aplikasi pihak ketiga. Salah satu aplikasi mobile tepercaya yang bisa Anda pilih adalah Flip.

Jangan lupa, untuk mulai transaksi bisnis yang lebih mudah, aman, dan efisien bersama Flip for Business. Sistem andal dan otomatis dari Flip siap pecepat pertumbuhan bisnis Anda! Cek selengkapnya di sini.

Bagikan

Lainnya

Etika Bisnis: Pengertian, Jenis, Contoh dan Alasan Kenapa Etika Bisnis Itu Penting
Etika Bisnis: Pengertian, Jenis, Contoh dan Alasan Kenapa Etika Bisnis Itu Penting
6 Manfaat Menggunakan E-Wallet untuk Bisnis
6 Manfaat Menggunakan E-Wallet untuk Bisnis
E-Wallet: Metode Pembayaran Bisnis yang Kian Diminati
E-Wallet: Metode Pembayaran Bisnis yang Kian Diminati
Perkembangan Sistem Pembayaran di Indonesia, Dari Masa Kemerdekaan sampai Era Digital
Perkembangan Sistem Pembayaran di Indonesia, Dari Masa Kemerdekaan sampai Era Digital
7 Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi Bisnis Ritel
7 Strategi untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi Bisnis Ritel

Kategori

flip logo

Pesona Khayangan Blok CK No. 50

Jl. Margonda Raya, Depok

Jawa Barat, Indonesia

Layanan Sales

Senin-Jumat

(kecuali hari libur nasional)

08.00-17.00 WIB

Layanan Bantuan

Setiap hari (24 jam)

Temukan Kami Di

Tentang Flip

Buat AkunBisnisBantuanSyarat & KetentuanKebijakan PrivasiTimKarirBlog

Hubungi Kami

Bisnis & Kerja Sama

+62 813-8760-6852

Email

[email protected]

Flip adalah perusahaan transfer dana yang telah terlisensi oleh Bank Indonesia dengan nomor izin 18/196/DKSP/68

Β© 2022 PT. Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi