Keuangan | 6 Juni 2024
Oleh : Aditya R
Penggunaan kartu kredit dewasa ini semakin marak! Tawaran belanja dengan sistem pascabayar dinilai menarik sebab memungkinkan seseorang membeli produk terlebih dulu baru membayarnya kemudian hari. Sistem beli dulu bayar nanti ini terasa ringan sebab kamu akan berpikir tidak perlu mengeluarkan uang untuk produk yang dibeli.
Saat jatuh tempo pun kamu bisa pilih pembayaran minimum untuk bayar tagihan kartu kredit. Namun, yang tidak disadari oleh masyarakat adalah keuntungan menggunakan kartu kredit ini diam-diam bisa menjerumuskan dalam jerat utang. Simak ulasan lengkapnya!
Baca Juga: 6 Jenis Kartu Kredit BCA, Mau yang Mana?
Sumber: Pexels
Kartu kredit adalah alat pembayaran non tunai sebagai ganti uang tunai. Kamu bisa pakai kartu kredit saat belanja di supermarket, store pakaian dan sepatu, coffee shop, dan tempat lain yang menyediakan pembayaran dengan metode tersebut.
Bedanya dari kartu debit adalah sistem pembayaran dan jumlah saldo. Kalau pakai kartu debit, kamu harus punya rekening di bank dan saldo, tapi kartu kredit tidak demikian. Kamu tidak harus punya rekening dan saldo di bank untuk bisa pakai kartu kredit.
Di samping itu, sistem pembayaran pakai kartu debit adalah bayar dulu baru dapat barangnya. Saldo di kartu debit akan berkurang sesuai jumlah pembelanjaan yang dilakukan. Sementara untuk kartu kredit, kamu bisa beli produk dulu baru bayar tagihan kartu kreditnya saat jatuh tempo.
Karena bisa digunakan untuk transaksi seperti belanja dan lainnya bahkan tanpa harus punya saldo, maka penggunaan kartu kredit dikenakan limit. Berdasarkan nilai limitnya, kartu kredit dibagi menjadi beberapa jenis. Ada yang limitnya Rp4 sampai Rp7 juta dengan jenis Silver, Rp10 sampai Rp40 juta dengan jenis Gold, dan Rp40 juta sampai Rp1 miliar untuk jenis Platinum.
Sumber: Pexels
Tidak perlu datang ke kantor cabang untuk melakukan pembayaran tagihan kartu kredit. Karena semua Bank penerbit kartu kredit memungkinkan kamu untuk membayar tagihan kartu kredit melalui ATM. Namun jika dilakukan pada ATM dari Bank yang berbeda dengan kartu kredit kamu, maka akan dikenakan biaya administrasi.
Cara bayar tagihan kartu kredit melalui ATM adalah sebagai berikut:
Cara bayar kartu kredit berikutnya yaitu melalui mobile banking dari Bank penerbit kartu kredit yang kamu gunakan.
Berikutnya bisa juga untuk membayar tagihan kartu kredit melalui mitra Bank penerbit kartu kredit seperti e-commerce. Terdapat beragam e-commerce yang bisa kamu pilih untuk pembayaran tagihan kartu kredit.
Beberapa keunggulan bayar tagihan kartu kredit via e-commerce adalah tersedia banyak promo dan cashback yang bisa kamu manfaatkan.
Selain cara yang sudah dijelaskan di atas, kamu juga bisa pakai aplikasi Flip untuk bayar tagihan kartu kredit. Berikut cara bayar tagihan kartu kredit dengan menggunakan aplikasi Flip:
Keunggulan menggunakan aplikasi Flip ketika bayar tagihan kartu kredit diantaranya, kamu bisa mendapatkan gratis biaya admin di 2 transaksi pertamamu setiap bulannya. Selain itu juga jika kamu memiliki lebih dari 2 kartu kredit, maka pembayaran kartu kredit ketiga dan seterusnya akan mendapatkan biaya termurah yaitu hanya Rp 3.000 per-transaksi.
Sumber: Pexels
Agar terhindar dari pemborosan atau bahkan lebih buruknya bisa terjebak utang akibat penggunaan kartu kredit yang sembrono, berikut cara menggunakan kartu kredit secara cermat.
Keuntungan menggunakan kartu kredit adalah kamu bisa beli produk yang diinginkan dan membayarnya nanti. Namun, jangan gunakan kemudahan ini untuk menumpuk utang di akhir.
Hindari punya lebih dari satu kartu kredit kalau penghasilanmu belum bisa menutup tagihan per bulannya. Pasalnya, selain tagihan belanja, ada biaya lain yang ditanggung pemegang kartu, di antaranya adalah bunga, biaya keterlambatan bayar, biaya iuran tahunan, dan lainnya.
Keamanan saat menggunakan kartu juga perlu kamu perhatikan. Agar bisa terhindar dari pembobolan kartu kredit, maka gunakanlah PIN yang sulit ditebak. Hindari penggunaan PIN yang merupakan kombinasi dari tanggal ulang tahun, nomor rumah, nomor telepon, ataupun angka lain yang dekat dengan data pribadi dan mudah terdeteksi.
Pilihlah kombinasi PIN yang tidak bisa ditebak dengan mudah oleh orang lain. Ganti PIN secara berkala untuk menghindari pembobolan kartu.
Baca Juga: Tahapan dan Syarat Membuat Kartu Kredit BCA Online
Kartu kredit bukanlah kartu utang yang bisa kamu pakai untuk membeli segala produk. Kalau sekiranya kamu belum bisa membeli suatu barang secara cash atau pakai kartu debit, maka barang tersebut memang belum saatnya kamu beli.
Jangan pernah membeli produk di luar kemampuan finansial dengan kartu kredit karena hal tersebut akan memberatkan arus kas saat jatuh tempo tiba.
Cara belanja menggunakan kartu kredit agar tidak boncos dan boros adalah selalu teliti tiap kali bertransaksi. Pastikan selalu mengecek ketentuan promo dan penawaran agar tidak over limit kartu.
Kalaupun ada promo cicilan 0% untuk smartphone seharga Rp10 juta, meski kamu membayarnya dengan mencicil, limit kartu akan tetap terpotong senilai transaksi tersebut. Oleh karena itu, pastikan dengan teliti berapa transaksi yang sudah dilakukan agar tidak kena biaya over limit.
Saat tagihan kartu kredit sudah dikirim, periksalah tiap transaksi yang tertulis. Perhatikan tanggal dan nominal transaksi. Kamu mungkin butuh catatan terpisah untuk memeriksa kembali transaksi yang dilakukan pakai kartu kredit. Tujuannya untuk menghindari transaksi gaib yang tidak kamu lakukan namun tercantum dalam daftar tagihan.
Menggunakan kartu kredit memang menguntungkan sebab kamu bisa membeli terlebih dahulu barang yang dibutuhkan, lalu membayarnya kemudian hari. Namun, jika tidak waspada, keuntungan menggunakan kartu kredit bisa berubah jadi jebakan utang dan pemborosan.
Untuk menghemat pengeluaran belanja pakai kartu kredit, gunakan pula Flip untuk bayar tagihan kartu kredit kamu. Setelah sukses dengan layanan transfer antarbank tanpa biaya, top up e-wallet gratis dan lainnya, Flip kini menawarkan layanan bayar tagihan kartu kredit.
Dengan bayar kartu kredit via Flip, kamu bisa dapatkan gratis biaya admin untuk 2 transaksi pertama setiap bulannya. Gimana? asik kan, yuk download aplikasi Flip sekarang!
Bagikan