
Flip Globe | 29 Oktober 2025
By : Anonim
Kalau kamu sering bertransaksi dengan supplier atau pelanggan dari China, nama Alipay pasti sudah tidak asing. Dompet digital ini adalah salah satu sistem pembayaran terbesar di dunia dan sangat populer di kalangan pengguna di China.
Namun, belakangan muncul inovasi baru bernama Alipay+, yang kini mulai digunakan di banyak negara untuk transaksi lintas mata uang. Bagi pelaku bisnis global, memahami perbedaan keduanya sangat penting agar bisa memilih platform pembayaran yang paling efisien dan aman.
Yuk, kenali perbedaan Alipay biasa dan Alipay+, termasuk fungsinya, fitur utamanya, hingga alternatif transfer internasional yang lebih hemat.
Apa Itu Alipay dan Alipay+?
Sebelum membahas perbedaannya lebih dalam, kamu perlu tahu dulu fungsi utama dari masing-masing layanan ini.
Alipay adalah dompet digital yang dikembangkan oleh Ant Group, anak perusahaan dari Alibaba Group. Awalnya, Alipay dibuat untuk memudahkan pembayaran di platform e-commerce seperti Taobao dan Tmall.
Kini, Alipay menjadi alat pembayaran serbaguna di China. Dengan satu aplikasi, pengguna bisa:
Namun, Alipay versi biasa terbatas untuk pengguna di China. Sebagian besar fungsinya hanya bisa digunakan dengan rekening bank China dan mata uang yuan (CNY).
Sementara itu, Alipay+ adalah sistem pembayaran global yang dikembangkan untuk memudahkan transaksi lintas negara.
Platform ini memungkinkan pengguna dari berbagai negara untuk membayar di merchant China tanpa harus memiliki akun Alipay lokal. Misalnya, pengguna DANA (Indonesia), GCash (Filipina), atau Touch ’n Go (Malaysia) bisa bertransaksi lewat jaringan Alipay+ dengan mata uang lokal mereka.
Singkatnya, Alipay+ berfungsi sebagai jembatan antar e-wallet global agar bisnis lintas negara bisa berjalan lebih mudah dan cepat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Pasar Grosir Terbesar di China
Meskipun keduanya sama-sama dikembangkan oleh Ant Group, Alipay dan Alipay+ memiliki perbedaan signifikan dalam cakupan, sistem, dan fungsi bisnis.
Salah satu perbedaan paling jelas antara Alipay dan Alipay+ ada pada wilayah operasinya.
Contohnya, pengguna DANA dari Indonesia bisa membayar di merchant China tanpa membuka akun baru di Alipay.
Keduanya juga berbeda dari sisi dukungan mata uang dan proses konversi.
Dengan Alipay+, merchant tetap menerima pembayaran dalam yuan, sementara pengguna luar negeri membayar dengan mata uang mereka sendiri.
Perbedaan lainnya terletak pada siapa yang menjadi pengguna utama dari kedua platform ini.
Alipay+ membantu pelaku usaha di luar China menjangkau pasar lebih luas tanpa batasan mata uang atau lokasi.
Dari sisi fitur, Alipay+ punya keunggulan yang lebih relevan untuk bisnis global.
Dengan fitur-fitur ini, Alipay+ sangat cocok untuk pelaku usaha yang sering bertransaksi dengan mitra luar negeri.
Bagi pengguna dari luar China, kemudahan akses menjadi faktor pembeda paling penting.
Artinya, kamu tetap bisa bertransaksi dengan merchant China cukup lewat e-wallet lokal yang mendukung jaringan Alipay+.
Baca Juga: Bayar Supplier ke China, Kok Biayanya Jadi Lebih Besar?
Buat kamu yang menjalankan bisnis lintas negara, Alipay+ menawarkan beberapa keuntungan nyata dibanding metode pembayaran tradisional.
Kecepatan jadi keunggulan utama Alipay+. Transaksi antarnegara bisa diproses dalam hitungan detik tanpa perlu menunggu proses bank perantara seperti sistem SWIFT.
Untuk bisnis ekspor-impor yang butuh pembayaran instan, sistem ini jelas jauh lebih efisien.
Karena Alipay+ tidak melewati banyak perantara, biayanya pun lebih hemat. Tidak ada potongan tambahan dari bank korespondensi, dan kurs yang digunakan lebih kompetitif dibanding transfer bank konvensional.
Dalam jangka panjang, efisiensi biaya ini bisa berdampak besar bagi perusahaan yang rutin melakukan transaksi lintas negara.
Dengan dukungan dari puluhan e-wallet di berbagai negara, Alipay+ membantu pelaku usaha menjangkau pelanggan global tanpa harus mengatur sistem pembayaran baru.
Misalnya, bisnis kamu bisa menerima pembayaran dari pengguna GCash, DANA, atau TrueMoney langsung lewat satu jaringan yang sama.
Semua transaksi di Alipay+ tercatat secara otomatis di dashboard bisnis. Laporan harian dan bulanan bisa diunduh langsung, sehingga kamu bisa memantau arus kas lintas negara dengan mudah dan akurat.
Baca Juga: Pemula Wajib Tahu, Cara Import Barang Dari China
Meski Alipay+ sangat berguna untuk bisnis ekspor-impor, tidak semua transaksi cocok dilakukan lewat platform ini, terutama jika kamu perlu mengirim uang langsung ke rekening bank luar negeri.
Untuk kebutuhan transfer lintas negara yang lebih fleksibel, aman, dan transparan, kamu bisa menggunakan Flip Globe.
Sebelum mencoba, yuk kenali dulu alasan kenapa Flip Globe jadi solusi kirim uang ke luar negeri yang lebih efisien.
Dengan keunggulan ini, kamu bisa menghemat biaya sekaligus memastikan uang sampai tepat waktu.
Alipay biasa dan Alipay+ sama-sama bagian dari ekosistem pembayaran Ant Group, tapi fungsi dan jangkauannya berbeda.
Alipay biasa hanya beroperasi di China, sementara Alipay+ membuka akses lintas negara dengan dukungan berbagai e-wallet global.
Bagi pelaku bisnis ekspor-impor, Alipay+ memberikan kemudahan pembayaran internasional yang cepat, aman, dan efisien. Tapi kalau kamu butuh layanan kirim uang langsung ke rekening luar negeri dengan biaya lebih hemat, Flip Globe tetap jadi pilihan paling fleksibel.
Share