
Flip Globe | 23 Februari 2026
By : Anonim
Transfer uang internasional sering dianggap rumit karena banyak detail yang harus kamu pastikan benar sejak awal. Salah satu yang paling penting adalah SWIFT code, yaitu kode identifikasi bank yang digunakan untuk memastikan uangmu dikirim ke bank yang tepat.
Masalahnya, banyak orang tidak sadar bahwa kesalahan sekecil satu huruf atau angka di SWIFT code bisa membuat dana tertahan, diproses lebih lama, atau bahkan dikembalikan. Selain itu, ada juga kendala lain seperti data penerima yang tidak lengkap hingga biaya tambahan dari bank perantara.
Supaya kamu bisa menghindari masalah yang tidak perlu, artikel ini membahas kesalahan umum saat menggunakan SWIFT code dan cara memastikan transfer internasionalmu berjalan lancar.
Banyak kesalahan transfer internasional sebenarnya disebabkan hal sederhana seperti salah memasukkan kode bank atau tidak melampirkan informasi tambahan yang diminta negara tujuan. Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.
Kesalahan paling umum adalah SWIFT code yang tidak sesuai standar.
SWIFT code biasanya terdiri dari 8 atau 11 karakter. Jika kamu memasukkan kurang dari itu, sistem bank bisa menolak transaksi atau dana tertahan di bank perantara.
Kesalahan lain adalah memilih SWIFT code cabang bank yang berbeda dari rekening penerima, sehingga bank tujuan tidak bisa melakukan pencocokan otomatis. Kondisi ini dapat memperlambat proses atau membuat dana dikembalikan ke rekening asal.
Selain SWIFT code, transfer internasional membutuhkan data penerima yang lengkap dan sesuai.
Kesalahan umum yang sering terjadi meliputi:
Ketika data ini tidak lengkap, bank akan melakukan pemeriksaan manual yang bisa memperlambat proses transfer. Dalam beberapa kasus, dana bahkan dikembalikan untuk menghindari kesalahan pengiriman.
Dalam transfer internasional, dana kamu tidak selalu langsung sampai ke bank penerima. Banyak negara membutuhkan bank intermediary atau bank perantara untuk memproses dana sebelum masuk ke bank tujuan.
Masalahnya, sebagian orang tidak tahu bahwa bank perantara dapat memotong biaya tambahan. Jika dana melewati lebih dari satu bank intermediary, biaya yang dipotong bisa semakin besar.
Selain itu, jika SWIFT code yang kamu gunakan tidak sesuai dengan bank tujuan, dana bisa tersangkut di intermediary lebih lama. Ini membuat transfer tampak seperti tertunda atau hilang padahal sedang dalam proses pemeriksaan.
Baca Juga: IBAN vs SWIFT Code, Apa Perbedaannya?
Kesalahan transfer internasional sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana. Berikut cara yang bisa kamu lakukan agar transaksi lebih aman dan lancar.
Sebelum menekan tombol kirim, kamu perlu memverifikasi SWIFT code dari sumber resmi. Sumber yang bisa kamu gunakan:
Dengan memverifikasi dari sumber terpercaya, kamu bisa menghindari kesalahan penulisan kode atau penggunaan SWIFT code cabang lain yang tidak sesuai.
Jangan hanya fokus pada SWIFT code. Pastikan juga nama penerima dan nomor rekening sesuai dengan data resmi yang diberikan penerima.
Kalau rekening atas nama perusahaan, gunakan nama legal perusahaan, bukan nama toko online atau nama brand. Jika ada spasi atau format khusus, ikuti persis seperti yang tertulis di invoice resmi.
Beberapa negara meminta data ekstra seperti alamat penerima lengkap, kode pos, atau tujuan transfer. Jika kamu mengirim uang ke Eropa, Amerika, atau Timur Tengah, data tambahan ini biasanya wajib dicantumkan.
Sebelum transfer, tanyakan hal berikut kepada penerima:
Semakin lengkap datamu, semakin cepat bank memproses transaksi.
SWIFT transfer tidak diproses 24 jam. Ada yang disebut cut off time.
Jika kamu mengirim di luar jam operasional, dana baru akan diproses keesokan harinya. Jika kamu mengirim pada akhir pekan atau hari libur negara tujuan, proses bisa lebih panjang.
Pastikan kamu tahu jam operasional bank dan cut off time agar dana tidak tertunda lama.
Baca Juga: 7+ Daftar Negara Tujuan Utama Transfer Uang dari Indonesia
Walaupun kamu sudah berhati-hati, kesalahan tetap bisa terjadi. Penting untuk tahu apa yang mungkin terjadi ketika SWIFT code salah.
Jika SWIFT code tidak cocok dengan bank tujuan, dana bisa ditahan oleh bank intermediary untuk pemeriksaan. Proses ini dapat memakan waktu lama hingga beberapa hari kerja.
Untuk menghindari salah transaksi, bank bisa membatalkan transfer dan mengembalikan dana. Sayangnya, biaya transfer biasanya tidak ikut dikembalikan dan ada potongan tambahan dari bank intermediary.
Dalam beberapa kasus, jumlah yang kembali lebih kecil dari dana awal.
Jika data penerima tidak lengkap atau terjadi kesalahan format, bank akan melakukan verifikasi tambahan. Proses verifikasi ini bisa memperlambat pengiriman selama beberapa hari.
Kesalahan bukan berarti dana hilang. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat proses pembetulan.
Semakin cepat kamu melaporkan, semakin besar kemungkinan bank bisa menarik kembali transaksi sebelum dana diproses lebih jauh.
Sampaikan SWIFT code yang benar berikut semua data pembanding seperti nama penerima, nomor rekening, dan invoice.
Proses pengembalian biasanya berlangsung antara 3 hingga 14 hari kerja. Lama proses tergantung pada jumlah bank intermediary yang terlibat dan kebijakan bank penerima.
Baca Juga: RTGS vs SWIFT: Apa Perbedaannya untuk Transfer Uang Internasional?
Cara terbaik menghindari kerumitan transfer internasional adalah memastikan semua data benar sejak awal.
Langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan:
Salah satu cara termudah adalah menggunakan layanan yang sudah menyederhanakan proses verifikasi agar kamu tidak perlu memasukkan data yang terlalu kompleks.
Kalau kamu ingin transfer internasional tanpa kerumitan memilih SWIFT code, Flip Globe bisa jadi solusi yang lebih aman dan efisien.
Flip Globe memungkinkan kamu mengirim uang ke lebih dari 50 negara tanpa biaya bank perantara dan tanpa repot memasukkan SWIFT code yang rumit. Kamu hanya perlu memilih negara, bank tujuan, dan nomor rekening penerima. Sistem Flip akan otomatis memilih jalur transfer yang paling cepat dan aman.
Dengan Flip Globe, kamu bisa menikmati:
Bagi pelajar, UMKM, pekerja migran, atau siapa pun yang sering mengirim uang keluar negeri, Flip Globe membuat prosesnya jauh lebih mudah tanpa takut salah memasukkan SWIFT code.
Share