mural
homeforward
Kesalahan Umum Saat Menggunakan SWIFT Code dan Cara Menghindarinya

Kesalahan Umum Saat Menggunakan SWIFT Code dan Cara Menghindarinya

Transfer uang internasional sering dianggap rumit karena banyak detail yang harus kamu pastikan benar sejak awal. Salah satu yang paling penting adalah SWIFT code, yaitu kode identifikasi bank yang digunakan untuk memastikan uangmu dikirim ke bank yang tepat.

Masalahnya, banyak orang tidak sadar bahwa kesalahan sekecil satu huruf atau angka di SWIFT code bisa membuat dana tertahan, diproses lebih lama, atau bahkan dikembalikan. Selain itu, ada juga kendala lain seperti data penerima yang tidak lengkap hingga biaya tambahan dari bank perantara.

Supaya kamu bisa menghindari masalah yang tidak perlu, artikel ini membahas kesalahan umum saat menggunakan SWIFT code dan cara memastikan transfer internasionalmu berjalan lancar.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan SWIFT Code

Banyak kesalahan transfer internasional sebenarnya disebabkan hal sederhana seperti salah memasukkan kode bank atau tidak melampirkan informasi tambahan yang diminta negara tujuan. Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.

1. SWIFT Code Salah atau Tidak Lengkap

Kesalahan paling umum adalah SWIFT code yang tidak sesuai standar.

SWIFT code biasanya terdiri dari 8 atau 11 karakter. Jika kamu memasukkan kurang dari itu, sistem bank bisa menolak transaksi atau dana tertahan di bank perantara.

Kesalahan lain adalah memilih SWIFT code cabang bank yang berbeda dari rekening penerima, sehingga bank tujuan tidak bisa melakukan pencocokan otomatis. Kondisi ini dapat memperlambat proses atau membuat dana dikembalikan ke rekening asal.

2. Data Penerima Tidak Lengkap

Selain SWIFT code, transfer internasional membutuhkan data penerima yang lengkap dan sesuai.

Kesalahan umum yang sering terjadi meliputi:

  • nama penerima tidak sama dengan di rekening bank
  • alamat penerima kosong atau tidak sesuai format negara tujuan
  • nomor rekening salah satu digit
  • tidak melampirkan detail tambahan seperti nomor telepon penerima

Ketika data ini tidak lengkap, bank akan melakukan pemeriksaan manual yang bisa memperlambat proses transfer. Dalam beberapa kasus, dana bahkan dikembalikan untuk menghindari kesalahan pengiriman.

3. Tidak Mengetahui Bank Intermediary atau Biaya Tambahannya

Dalam transfer internasional, dana kamu tidak selalu langsung sampai ke bank penerima. Banyak negara membutuhkan bank intermediary atau bank perantara untuk memproses dana sebelum masuk ke bank tujuan.

Masalahnya, sebagian orang tidak tahu bahwa bank perantara dapat memotong biaya tambahan. Jika dana melewati lebih dari satu bank intermediary, biaya yang dipotong bisa semakin besar.

Selain itu, jika SWIFT code yang kamu gunakan tidak sesuai dengan bank tujuan, dana bisa tersangkut di intermediary lebih lama. Ini membuat transfer tampak seperti tertunda atau hilang padahal sedang dalam proses pemeriksaan.

Baca Juga: IBAN vs SWIFT Code, Apa Perbedaannya?

Tips Menghindari Kesalahan SWIFT Code Sebelum Transfer

Kesalahan transfer internasional sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana. Berikut cara yang bisa kamu lakukan agar transaksi lebih aman dan lancar.

1. Pastikan SWIFT Code Melalui Sumber Resmi

Sebelum menekan tombol kirim, kamu perlu memverifikasi SWIFT code dari sumber resmi. Sumber yang bisa kamu gunakan:

  • situs resmi bank penerima
  • invoice atau billing resmi dari pihak penerima
  • layanan SWIFT code checker yang tepercaya
  • halaman SWIFT code di Flip: https://flip.id/id/swift-code

Dengan memverifikasi dari sumber terpercaya, kamu bisa menghindari kesalahan penulisan kode atau penggunaan SWIFT code cabang lain yang tidak sesuai.

2. Cocokkan Nama dan Nomor Rekening Penerima

Jangan hanya fokus pada SWIFT code. Pastikan juga nama penerima dan nomor rekening sesuai dengan data resmi yang diberikan penerima.

Kalau rekening atas nama perusahaan, gunakan nama legal perusahaan, bukan nama toko online atau nama brand. Jika ada spasi atau format khusus, ikuti persis seperti yang tertulis di invoice resmi.

3. Tanyakan Informasi Tambahan Jika Bank Menyaratkan

Beberapa negara meminta data ekstra seperti alamat penerima lengkap, kode pos, atau tujuan transfer. Jika kamu mengirim uang ke Eropa, Amerika, atau Timur Tengah, data tambahan ini biasanya wajib dicantumkan.

Sebelum transfer, tanyakan hal berikut kepada penerima:

  • alamat lengkap sesuai data bank
  • nomor telepon penerima
  • tujuan penggunaan dana
  • apakah bank mereka menggunakan intermediary tertentu

Semakin lengkap datamu, semakin cepat bank memproses transaksi.

4. Hindari Transfer di Luar Jam Operasional Bank

SWIFT transfer tidak diproses 24 jam. Ada yang disebut cut off time.

Jika kamu mengirim di luar jam operasional, dana baru akan diproses keesokan harinya. Jika kamu mengirim pada akhir pekan atau hari libur negara tujuan, proses bisa lebih panjang.

Pastikan kamu tahu jam operasional bank dan cut off time agar dana tidak tertunda lama.

Baca Juga: 7+ Daftar Negara Tujuan Utama Transfer Uang dari Indonesia

Risiko Kesalahan SWIFT Code Jika Terjadi

Walaupun kamu sudah berhati-hati, kesalahan tetap bisa terjadi. Penting untuk tahu apa yang mungkin terjadi ketika SWIFT code salah.

1. Dana Tertahan di Bank Perantara

Jika SWIFT code tidak cocok dengan bank tujuan, dana bisa ditahan oleh bank intermediary untuk pemeriksaan. Proses ini dapat memakan waktu lama hingga beberapa hari kerja.

2. Dana Dikembalikan ke Rekening Asal

Untuk menghindari salah transaksi, bank bisa membatalkan transfer dan mengembalikan dana. Sayangnya, biaya transfer biasanya tidak ikut dikembalikan dan ada potongan tambahan dari bank intermediary.

Dalam beberapa kasus, jumlah yang kembali lebih kecil dari dana awal.

3. Transfer Mengalami Delay Beberapa Hari

Jika data penerima tidak lengkap atau terjadi kesalahan format, bank akan melakukan verifikasi tambahan. Proses verifikasi ini bisa memperlambat pengiriman selama beberapa hari.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Salah Input SWIFT Code?

Kesalahan bukan berarti dana hilang. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mempercepat proses pembetulan.

1. Segera Hubungi Bank Pengirim

Semakin cepat kamu melaporkan, semakin besar kemungkinan bank bisa menarik kembali transaksi sebelum dana diproses lebih jauh.

2. Siapkan Bukti Transfer dan Data Revisi

Sampaikan SWIFT code yang benar berikut semua data pembanding seperti nama penerima, nomor rekening, dan invoice.

3. Pantau Status Pengembalian Dana

Proses pengembalian biasanya berlangsung antara 3 hingga 14 hari kerja. Lama proses tergantung pada jumlah bank intermediary yang terlibat dan kebijakan bank penerima.

Baca Juga: RTGS vs SWIFT: Apa Perbedaannya untuk Transfer Uang Internasional?

Cara Mencegah Kesalahan di Masa Depan

Cara terbaik menghindari kerumitan transfer internasional adalah memastikan semua data benar sejak awal.

Langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan:

  • cek SWIFT code melalui situs resmi
  • validasi nama dan nomor rekening penerima
  • pastikan data alamat dan negara sudah sesuai
  • konfirmasi kebutuhan intermediary jika diminta
  • gunakan platform yang menyediakan verifikasi otomatis sebelum transfer

Salah satu cara termudah adalah menggunakan layanan yang sudah menyederhanakan proses verifikasi agar kamu tidak perlu memasukkan data yang terlalu kompleks.

Pakai Flip Globe, Solusi Lebih Mudah dan Minim Risiko 

Kalau kamu ingin transfer internasional tanpa kerumitan memilih SWIFT code, Flip Globe bisa jadi solusi yang lebih aman dan efisien.

Flip Globe memungkinkan kamu mengirim uang ke lebih dari 50 negara tanpa biaya bank perantara dan tanpa repot memasukkan SWIFT code yang rumit. Kamu hanya perlu memilih negara, bank tujuan, dan nomor rekening penerima. Sistem Flip akan otomatis memilih jalur transfer yang paling cepat dan aman.

Dengan Flip Globe, kamu bisa menikmati:

  • kurs kompetitif tanpa biaya tersembunyi
  • proses yang cepat dan transparan
  • keamanan terjamin karena diawasi Bank Indonesia
  • pelacakan transaksi real time

Bagi pelajar, UMKM, pekerja migran, atau siapa pun yang sering mengirim uang keluar negeri, Flip Globe membuat prosesnya jauh lebih mudah tanpa takut salah memasukkan SWIFT code.

Share

Others

Categories

4.8

App Store

starstarstarstarstar
App Store
rating

Flip Head Office

Arkadia Green Office Park, Tower F 3rd Floor, Jl. T.B. Simatupang Kav. 88, Kebagusan, Pasar Minggu, South Jakarta, 12520.

Flip Call Center: 021-30002424

Company

About FlipCareersPartnershipUser Story

Directorate General of Consumer Protection and Trade Order, Ministry of Trade of Indonesia

WhatsApp 0853 1111 1010

© 2026 PT Fliptech Lentera Inspirasi Indonesia