
Keuangan | 22 September 2026
By : Anonim
Mengirim uang dari negara lain ke rekening di Indonesia kini dapat dilakukan melalui berbagai layanan, mulai dari bank hingga penyedia remitansi. Namun, bagaimana jika pengirim ingin melakukannya melalui mesin ATM? Cara transfer uang dari luar negeri ke Indonesia lewat ATM memang tersedia dalam kondisi tertentu, tetapi mekanismenya tidak sesederhana transfer antarbank domestik.
Tidak semua ATM di luar negeri menyediakan fasilitas pengiriman uang internasional. Keberadaan logo jaringan global seperti Cirrus atau Visa/Plus juga tidak otomatis berarti mesin tersebut dapat mengirim dana langsung ke rekening bank Indonesia. Logo tersebut pada dasarnya menunjukkan jaringan yang memungkinkan kartu kompatibel digunakan untuk mengakses ATM di berbagai negara, terutama untuk penarikan tunai.
Karena itu, sebelum mencoba mengirim uang dari luar negeri lewat ATM, penting untuk memahami layanan yang tersedia di bank atau mesin ATM yang digunakan, termasuk jaringan remitansi, biaya, kurs, dan limit transaksinya.
Jawabannya, bisa dalam kondisi tertentu. Fasilitas tersebut harus memang disediakan oleh bank pemilik ATM atau melalui kerja sama remitansi yang dimiliki bank tersebut. Jadi, tidak semua ATM yang menerima kartu internasional mempunyai menu untuk mengirim uang ke rekening di Indonesia.
Sebagai contoh, kartu dengan akses jaringan Cirrus dapat digunakan pada ATM Mastercard, Maestro, atau Cirrus yang kompatibel di berbagai negara. Sementara itu, jaringan Visa/Plus memberikan akses ke ATM Visa/Plus di banyak negara. Akan tetapi, fungsi utamanya adalah memberikan akses terhadap rekening dan penarikan uang tunai, bukan menjadi layanan remitansi internasional secara otomatis.
Dengan demikian, cara transfer uang ATM luar negeri ke Indonesia bergantung pada fitur yang diberikan bank asal. Apabila ATM memiliki menu seperti international transfer, overseas remittance, atau layanan remitansi tertentu, pengirim dapat mengikuti prosedur yang tersedia. Jika tidak ada menu tersebut, pengiriman biasanya perlu dilakukan melalui internet banking, mobile banking, kantor cabang, atau penyedia jasa remitansi lainnya.
Bank Indonesia sendiri menjelaskan bahwa remitansi merupakan bagian dari transfer dana yang dilakukan melalui penyelenggara, baik bank maupun lembaga keuangan bukan bank. Artinya, jalur pengiriman dana lintas negara tetap melibatkan institusi penyelenggara, bukan sekadar jaringan ATM.
Jika bank pengirim menyediakan layanan remitansi melalui ATM, prosedurnya dapat berbeda antara satu negara dan bank dengan bank lainnya. Namun, secara umum alurnya kurang lebih sebagai berikut.
1. Pastikan ATM menyediakan layanan transfer internasional.
Periksa menu yang tersedia pada ATM atau informasi resmi dari bank penerbit kartu. Jangan hanya berpatokan pada keberadaan logo Mastercard, Cirrus, Visa, atau Plus karena logo tersebut tidak menjamin tersedianya fasilitas transfer internasional.
2. Masukkan kartu dan PIN.
Gunakan kartu debit atau kartu bank yang memang diizinkan untuk melakukan transaksi melalui ATM tersebut. Beberapa bank juga mensyaratkan layanan transaksi internasional sudah diaktifkan sebelumnya.
3. Pilih menu remitansi atau international transfer.
Jika tersedia, pilih negara tujuan Indonesia kemudian masukkan informasi penerima sesuai permintaan sistem.
4. Masukkan data rekening penerima.
Data yang diminta dapat mencakup nama penerima, bank tujuan, nomor rekening, mata uang, hingga informasi tambahan tertentu. Pastikan seluruh informasi diperiksa kembali sebelum melanjutkan transaksi.
5. Periksa nominal, kurs, dan biaya.
Sebelum transaksi dikonfirmasi, perhatikan jumlah dana yang dikirim dan, jika tersedia, estimasi dana yang akan diterima. Jangan hanya berfokus pada nominal transfer karena nilai akhir dapat dipengaruhi biaya layanan dan konversi mata uang.
6. Simpan bukti transaksi.
Setelah transaksi berhasil, simpan struk atau nomor referensi. Informasi tersebut akan berguna jika dana belum diterima dan pengirim perlu meminta bank melakukan penelusuran transaksi.
Karena prosedurnya bergantung pada bank pengirim, sebaiknya konfirmasikan terlebih dahulu apakah ATM yang akan digunakan benar-benar mendukung transfer remittance ATM luar negeri menuju Indonesia.
Istilah jaringan ATM internasional sering menimbulkan salah pengertian. Cirrus merupakan jaringan ATM global milik Mastercard yang memungkinkan pemegang kartu kompatibel mengakses rekening melalui ATM yang menjadi bagian dari jaringan tersebut. Visa/Plus memiliki fungsi serupa dengan menyediakan akses ke jaringan ATM global.
Namun, jaringan tersebut pada dasarnya berkaitan dengan akses ATM dan penarikan uang tunai. Jadi, memiliki kartu dengan logo Cirrus atau Visa/Plus tidak berarti pengguna otomatis dapat mengirim dana dari ATM mana pun ke rekening bank Indonesia.
Apabila sebuah bank menawarkan pengiriman uang internasional melalui ATM, transaksi tersebut biasanya diproses melalui layanan transfer atau jaringan remitansi milik bank maupun mitranya. Kartu dan ATM berfungsi sebagai sarana untuk mengakses layanan tersebut.
Tidak ada satu tarif biaya transfer ATM luar negeri yang berlaku untuk semua negara maupun bank. Besarnya biaya mengikuti kebijakan bank penerbit, operator ATM, jaringan pembayaran, serta layanan remitansi yang digunakan.
Beberapa komponen biaya yang perlu diperhatikan antara lain:
Selain biaya, perhatikan juga limit transaksi. Tidak ada limit harian universal untuk pengiriman internasional melalui ATM. Batas transaksi ditentukan oleh bank, jenis rekening atau kartu, ATM, serta layanan remitansi yang digunakan. Untuk transaksi ATM, Mastercard juga menyarankan pengguna mengecek langsung batas harian kepada institusi penerbit kartu.
Tidak. Tarik tunai ATM luar negeri ke Indonesia dan transfer remitansi merupakan dua transaksi yang berbeda.
Misalnya, seseorang memiliki kartu debit dari bank luar negeri kemudian menggunakannya pada ATM di Indonesia. Uang rupiah yang keluar dari ATM merupakan hasil penarikan saldo rekening yang terhubung dengan kartu tersebut. Transaksi ini bukan berarti dana telah dikirim ke rekening bank Indonesia.
Saat menarik uang melalui ATM di negara lain, pengguna juga dapat terkena biaya operator ATM, biaya dari bank penerbit, serta biaya konversi mata uang. Mastercard menjelaskan bahwa ATM internasional umumnya mengeluarkan uang dalam mata uang lokal dan jumlah tersebut kemudian dibebankan ke rekening pemegang kartu.
Jika tujuannya adalah membuat dana masuk ke rekening seseorang di Indonesia, gunakan fasilitas transfer atau remitansi yang memang mendukung pengiriman antarnegara.
Transfer internasional melibatkan lebih banyak komponen dibandingkan dengan transfer domestik. Karena itu, hindari langsung melakukan transaksi tanpa membandingkan ketentuannya terlebih dahulu.
Periksa apakah layanan tersebut benar-benar dapat mengirim uang ke Indonesia, mata uang apa yang didukung, kurs yang digunakan, total biaya, estimasi dana yang diterima, batas transaksi, serta estimasi waktu pengiriman. Pastikan juga nama dan nomor rekening penerima sudah sesuai sebelum memberikan konfirmasi akhir.
Jika menggunakan layanan remitansi, pilih penyelenggara resmi. Bank Indonesia menekankan pentingnya penggunaan penyelenggara transfer dana yang berizin karena kegiatan transfer dana merupakan layanan sistem pembayaran yang berada dalam lingkup pengaturan dan pengawasan.
ATM dapat menjadi salah satu kanal transaksi internasional, tetapi penggunaannya sangat bergantung pada fasilitas bank yang bersangkutan. Kamu tetap perlu memperhatikan ketersediaan layanan remitansi, biaya transaksi, kurs, serta limit yang berlaku.
Sementara itu, untuk kebutuhan sebaliknya, yaitu transfer uang ke luar negeri melalui layanan digital dari Indonesia, kamu bisa memanfaatkan Flip Globe. Flip Globe memungkinkan proses pengiriman uang ke berbagai negara dilakukan secara online melalui aplikasi sehingga kamu tidak perlu mencari ATM atau datang ke kantor cabang.
Melalui Flip Globe, pengguna dapat memilih negara tujuan, memasukkan nominal transfer dan data penerima, kemudian melihat detail transaksi sebelum melakukan pembayaran. Status pengiriman juga dapat diperiksa langsung melalui aplikasi. Dengan proses yang dilakukan secara online, kebutuhan transfer internasional dari Indonesia menjadi lebih praktis sekaligus memudahkan pengguna memeriksa biaya dan detail transaksi sebelum uang dikirim.
Share