
Flip Globe | 23 Februari 2026
By : Anonim
Buat kamu yang sering kirim uang ke Filipina, mungkin pernah muncul pertanyaan, benarkah transfer uang asing dikenakan pajak. Isu ini sering bikin ragu, terutama saat nominal yang dikirim cukup besar.
Supaya tidak salah paham, penting untuk memahami mana yang benar-benar pajak dan mana yang sebenarnya hanya biaya layanan atau potongan sistem pembayaran. Dengan begitu, kamu bisa kirim uang ke Filipina dengan lebih tenang dan terencana.
Secara umum, dana remitansi dari luar negeri yang diterima individu di Filipina tidak dikenakan pajak penghasilan.
Artinya, uang yang kamu kirim dari Indonesia ke Filipina untuk keluarga atau kebutuhan pribadi tidak otomatis dipotong pajak oleh pemerintah Filipina.
Yang sering disalahartikan sebagai pajak sebenarnya adalah transfer fees domestik atau biaya layanan yang dikenakan oleh bank atau institusi keuangan lokal di Filipina. Biaya ini bukan pajak atas dana remitansi, melainkan biaya pemrosesan transaksi.
Jadi, kalau kamu mendengar ada potongan saat dana diterima, potongan tersebut biasanya berasal dari:
Baca Juga: Daftar Biaya Transfer Bank Indonesia ke Luar Negeri (Update 2025)
Di Filipina, beberapa bank atau penyedia layanan keuangan menerapkan biaya administrasi untuk transaksi masuk, terutama jika dana diterima melalui rekening tertentu atau e-wallet lokal. Biaya ini sering kali kecil, tetapi bisa berbeda tergantung institusi yang digunakan penerima.
Yang perlu kamu pahami, transfer fees domestik ini bukan pajak negara, melainkan biaya layanan. Pemerintah Filipina tidak mengenakan pajak langsung atas uang kiriman dari luar negeri yang diterima individu.
Karena itu, penting bagi pengirim dan penerima untuk mengetahui jalur penerimaan dana. Pilihan metode transfer akan sangat memengaruhi apakah ada potongan layanan atau tidak.
Filipina memiliki kebijakan yang cukup ramah terhadap remitansi, terutama karena negara ini sangat bergantung pada kiriman uang dari luar negeri. Banyak warganya bekerja sebagai pekerja migran dan rutin mengirim uang ke keluarga di dalam negeri.
Untuk pekerja migran Filipina, dana remitansi umumnya dibebaskan dari pajak, selama dana tersebut memang berasal dari penghasilan di luar negeri dan bukan aktivitas bisnis lokal. Dalam praktik tertentu, penerima mungkin perlu menunjukkan bukti status sebagai pekerja migran.
Beberapa dokumen yang biasanya menjadi rujukan antara lain:
Dengan status ini, dana yang diterima dianggap sebagai remitansi keluarga, bukan objek pajak penghasilan.
Baca Juga: Transfer IDR ke PHP Termurah dengan Kurs Terbaik di Flip Globe
Buat kamu sebagai Warga Negara Indonesia yang mengirim uang ke Filipina, kabar baiknya adalah kamu tidak dikenakan kewajiban pajak tambahan di Filipina atas dana yang dikirim.
Pajak tidak dibebankan ke pengirim, dan dana tidak dipajaki sebagai penghasilan penerima dalam konteks remitansi pribadi.
Namun, kamu tetap perlu memperhatikan biaya-biaya non-pajak yang bisa muncul, seperti:
Kalau tidak dihitung sejak awal, biaya-biaya ini bisa membuat total dana yang sampai ke penerima berkurang tanpa kamu sadari.
Saat mengirim uang ke Filipina, banyak kesalahan terjadi bukan karena aturannya rumit, tapi karena kurangnya informasi sejak awal.
Kesalahan-kesalahan ini sering membuat pengirim mengira dana mereka dikenakan pajak, padahal penyebabnya berbeda.
Kesalahan paling umum adalah menganggap dana yang berkurang sebagai potongan pajak. Padahal, dalam banyak kasus, potongan tersebut berasal dari biaya layanan bank atau penyedia jasa keuangan lokal yang tidak dijelaskan secara transparan sejak awal.
Karena hanya melihat nominal akhir, pengirim sering langsung menyimpulkan ada pajak yang dikenakan.
Kesalahan lain adalah tidak menanyakan ke penerima tentang metode penerimaan dana.
Beberapa rekening atau e-wallet di Filipina menerapkan biaya administrasi untuk dana masuk, sehingga nominal yang diterima bisa lebih kecil dari yang dikirim. Jika hal ini tidak dikonfirmasi sebelumnya, potongan tersebut bisa terasa mengejutkan.
Perbedaan kurs juga sering disalahartikan sebagai pajak. Kurs yang tidak transparan atau memiliki spread besar bisa membuat nilai tukar terlihat merugikan, padahal tidak ada pajak yang dikenakan.
Selisih kurs inilah yang kerap membuat pengirim merasa dana mereka βdipotongβ.
Baca Juga: Kurs Tengah vs Kurs Jual-Beli: Mana yang Harus Kamu Tahu Saat Kirim Uang?
Agar proses transfer terasa lebih tenang dan minim salah paham, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan sebelum mengirim uang ke Filipina.
Langkah-langkah ini membantu kamu memahami potensi potongan sejak awal, bukan setelah dana diterima.
Sebelum transfer dilakukan, pastikan kamu sudah tahu dana akan diterima lewat jalur apa, apakah melalui rekening bank atau e-wallet.
Setiap metode penerimaan bisa memiliki kebijakan biaya administrasi yang berbeda di sisi penerima. Kalau hal ini dikonfirmasi sejak awal, kamu bisa menghindari kejutan saat nominal dana yang masuk ternyata lebih kecil.
Biaya transfer bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi jumlah dana yang diterima.
Kurs yang dipakai juga punya dampak besar, terutama untuk transfer rutin atau nominal besar. Selisih kurs yang terlihat kecil di awal bisa terasa signifikan ketika dikonversi ke jumlah akhir.
Layanan transfer yang transparan akan menampilkan informasi biaya dan kurs sejak awal transaksi. Dari sini, kamu bisa langsung tahu berapa dana yang dikirim dan berapa estimasi yang diterima, tanpa perlu menebak-nebak.
Transparansi seperti ini membantu mengurangi kesalahpahaman sekaligus memberi rasa aman saat melakukan transfer lintas negara.
Flip Globe bisa jadi solusi praktis buat kamu yang ingin kirim uang ke Filipina dengan lebih tenang. Dengan sistem yang transparan, kamu bisa melihat kurs sebelum transfer dilakukan, sehingga tidak ada kejutan di akhir transaksi.
Flip Globe juga tidak membebankan biaya koresponden yang sering muncul di transfer bank konvensional. Ini membantu mengurangi potensi potongan yang tidak kamu sadari.
Selain itu, proses transfer dirancang agar lebih sederhana dan cepat, cocok untuk kebutuhan keluarga, bisnis kecil, maupun transfer rutin lintas negara.
Kalau kamu ingin kirim uang ke Filipina dengan kurs jelas, biaya rendah, dan proses yang lebih aman, kamu bisa mempertimbangkan Flip Globe sebagai solusi transfer internasional kamu. Dengan perencanaan yang tepat, remitansi jadi lebih tenang dan terkendali.
Share