
Kewirausahaan | 18 Agustus 2026
Oleh : Anonim
Bagi mahasiswa, bekerja sambil kuliah dapat menjadi cara untuk memperoleh penghasilan tambahan sekaligus membangun pengalaman profesional. Salah satu pilihan yang cukup fleksibel adalah pekerjaan paruh waktu atau part-time.
Secara sederhana, part-time adalah pekerjaan dengan waktu kerja yang lebih singkat daripada pekerjaan penuh waktu. Jadwalnya dapat berlangsung beberapa jam sehari, hanya pada hari tertentu, atau mengikuti sistem shift sesuai kebutuhan perusahaan.
Meski terlihat fleksibel, kamu tetap perlu memahami jadwal, tanggung jawab, sistem pembayaran, dan status hubungan kerjanya. Dengan begitu, pekerjaan tidak mengganggu kegiatan kuliah dan penghasilan yang diperoleh tetap sebanding dengan beban kerja.
Dalam bahasa Indonesia, part-time artinya paruh waktu. Istilah ini mengacu pada pola kerja yang jumlah jamnya lebih sedikit dibandingkan dengan jadwal pekerja penuh waktu di perusahaan yang sama.
Sebagai gambaran, ketentuan waktu kerja normal di Indonesia pada umumnya adalah tujuh jam sehari dan 40 jam seminggu untuk enam hari kerja, atau delapan jam sehari dan 40 jam seminggu untuk lima hari kerja. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 yang mengatur waktu kerja dan waktu istirahat masih berlaku.
Namun, tidak ada satu jumlah jam yang otomatis berlaku untuk seluruh pekerjaan paruh waktu. Seorang pekerja dapat dijadwalkan empat jam per hari, bekerja tiga hari dalam seminggu, atau masuk hanya pada akhir pekan. Pengaturannya perlu disepakati antara pekerja dan pemberi kerja.
Perlu dipahami pula bahwa istilah part-time lebih menggambarkan durasi atau pola kerja, bukan otomatis menentukan jenis kontraknya. Pekerja paruh waktu dapat memiliki hubungan kerja berdasarkan perjanjian yang berlaku di perusahaan. Karena itu, jangan hanya berpegang pada tulisan βpart-timeβ dalam iklan lowongan.
Dalam aturan pengupahan, upah berdasarkan satuan waktu dapat ditetapkan per jam, harian, atau bulanan. PP Nomor 36 Tahun 2021 menyebutkan bahwa penetapan upah per jam diperuntukkan bagi pekerja yang bekerja secara paruh waktu. Formula dasarnya adalah upah sebulan dibagi 126, sedangkan pembayaran aktual tetap harus mengikuti kesepakatan yang tidak boleh lebih rendah dari hasil formula tersebut. PP ini masih berlaku dan telah mengalami perubahan terakhir melalui PP Nomor 49 Tahun 2025.
Sebelum menerima kerja part-time, pastikan perjanjian atau penawaran kerja memuat beberapa informasi penting, seperti:
Kesepakatan tertulis dapat membantu mencegah perbedaan pemahaman antara pekerja dan perusahaan di kemudian hari.
Baca juga: Kerja di Australia untuk WNI: Peluang, Persyaratan, dan Tips Sukses
Part-time, full-time, dan freelance sama-sama dapat menghasilkan pendapatan, tetapi pola hubungan kerja dan tanggung jawabnya berbeda.
| Aspek | Part-time | Full-time | Freelance |
| Waktu kerja | Lebih singkat dan dapat mengikuti shift | Mengikuti jam kerja penuh perusahaan | Ditentukan berdasarkan proyek atau tenggat |
| Hubungan dengan pemberi kerja | Terikat pada jadwal dan aturan perusahaan | Terikat lebih rutin pada perusahaan | Umumnya bekerja sebagai penyedia jasa independen |
| Cara pembayaran | Per jam, harian, atau bulanan | Umumnya bulanan | Per proyek, hasil, jam, atau periode tertentu |
| Beban kerja | Terbatas sesuai jam yang disepakati | Lebih luas dan berkelanjutan | Sesuai ruang lingkup proyek |
Fleksibilitas
| Cukup fleksibel, tetapi tetap memiliki jadwal
| Relatif lebih tetap | Lebih fleksibel dalam mengatur waktu dan klien |
Pekerja part-time biasanya tetap harus hadir pada jam yang telah dijadwalkan. Sebagai contoh, mahasiswa bekerja sebagai barista setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 17.00-21.00.
Sementara itu, pekerja freelance umumnya dinilai berdasarkan hasil pekerjaan. Seorang desainer lepas, misalnya, dapat mengatur sendiri waktu pengerjaannya selama desain selesai sebelum tenggat yang disepakati.
Meski demikian, nama posisi tidak selalu mencerminkan pola kerja sebenarnya. Pekerjaan sebagai penulis, desainer, atau admin media sosial dapat ditawarkan sebagai part-time maupun freelance. Oleh karena itu, baca ketentuan kerja secara menyeluruh sebelum menerima tawaran.
Baca juga: WHV Australia Adalah Kesempatan Kerja Sambil Liburan, Ini Penjelasannya!

Pilihan pekerjaan sebaiknya disesuaikan dengan jadwal kuliah, kemampuan, lokasi, dan target penghasilan. Berikut beberapa contoh kerja part-time yang dapat dipertimbangkan mahasiswa.
Pekerjaan ini biasanya menggunakan sistem shift, sehingga relatif mudah disesuaikan dengan jadwal kuliah. Tugasnya dapat mencakup menyiapkan pesanan, melayani pelanggan, menjaga kebersihan, dan mengoperasikan kasir.
Toko ritel sering membutuhkan pekerja tambahan pada malam hari, akhir pekan, atau musim ramai. Posisi ini dapat melatih kemampuan pelayanan pelanggan, pengelolaan stok, dan transaksi kasir.
Mahasiswa yang menguasai mata pelajaran atau keterampilan tertentu dapat menjadi tutor. Selain pelajaran sekolah, kamu juga bisa mengajar bahasa asing, musik, desain, atau penggunaan perangkat lunak.
Tugas admin media sosial dapat meliputi menjadwalkan unggahan, membalas komentar, menyusun ide konten, dan membuat laporan sederhana. Posisi ini cocok untuk mahasiswa yang tertarik pada pemasaran digital.
Pekerjaan menulis artikel, deskripsi produk, naskah media sosial, atau materi promosi dapat dilakukan dari rumah. Namun, perhatikan apakah posisinya memiliki jadwal tetap sebagai pekerja paruh waktu atau berbasis proyek sebagai freelancer.
Kemampuan menggunakan aplikasi desain dan penyuntingan video dapat dimanfaatkan untuk membantu bisnis kecil, organisasi kampus, kreator, atau agensi.
Pameran, konser, konferensi, dan acara pernikahan sering membutuhkan pekerja tambahan untuk registrasi, dokumentasi, pendamping tamu, atau pengaturan perlengkapan.
Mahasiswa juga dapat mencari kesempatan sebagai asisten dosen, asisten riset, atau petugas input data. Pekerjaan ini dapat membantu mengembangkan ketelitian, kemampuan mengolah informasi, dan pengalaman akademik.
Saat melamar, hindari lowongan yang meminta biaya pendaftaran, pembelian paket, atau transfer uang sebelum pekerjaan dimulai. Periksa identitas perusahaan, alamat kantor, deskripsi pekerjaan, dan cara pembayaran sebelum menyerahkan data pribadi.
Salah satu keuntungan utama kerja part time adalah kesempatan memperoleh penghasilan tanpa harus menjalani jadwal kerja penuh. Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk transportasi, kebutuhan kuliah, tabungan, atau mengurangi ketergantungan finansial kepada orang tua.
Pekerjaan paruh waktu juga memberikan pengalaman yang dapat dicantumkan dalam CV. Kamu dapat mempelajari komunikasi profesional, kerja sama tim, pengelolaan waktu, pelayanan pelanggan, hingga cara menyelesaikan masalah di tempat kerja.
Selain itu, mahasiswa dapat menggunakan pengalaman tersebut untuk mengenali minat kariernya. Bekerja sebagai admin media sosial, misalnya, dapat membantu menentukan apakah bidang pemasaran digital sesuai dengan rencana karier setelah lulus.
Namun, pekerjaan part-time juga memiliki beberapa kekurangan. Jadwal kerja dapat berubah mengikuti kebutuhan operasional, terutama pada bisnis yang menggunakan sistem shift. Kamu mungkin harus bekerja pada malam hari, akhir pekan, atau masa libur.
Penghasilan paruh waktu juga cenderung tidak sebesar penghasilan pekerjaan penuh waktu. Jumlah yang diterima dapat berubah apabila pembayaran dihitung berdasarkan jam kerja dan jumlah shift tidak selalu sama.
Risiko lainnya adalah kesulitan membagi waktu. Terlalu banyak mengambil jadwal kerja dapat mengurangi waktu belajar, istirahat, dan aktivitas kampus. Karena itu, tetapkan batas jam kerja yang realistis dan jangan mengambil pekerjaan yang mengharuskanmu mengabaikan kewajiban akademik.
Walaupun penghasilan part time belum terlalu besar, pengelolaannya tetap perlu dilakukan secara teratur. Mulailah dengan mencatat semua pemasukan, termasuk gaji, bonus, uang makan, dan pendapatan dari pekerjaan tambahan lainnya.
Selanjutnya, pisahkan penghasilan untuk kebutuhan rutin, tabungan, dana darurat, dan pengembangan keterampilan. Kamu tidak harus mengikuti persentase tertentu. Sesuaikan pembagiannya dengan biaya hidup, tanggungan, serta tujuan keuanganmu.
Apabila gaji masuk ke satu rekening tetapi tabungan atau pembayaran kebutuhan berada di bank berbeda, biaya transfer berulang dapat mengurangi penghasilan. Flip menyediakan layanan pengiriman uang ke lebih dari 100 bank di Indonesia dan dapat digunakan untuk transfer yang lebih hemat, termasuk gratis biaya admin sesuai batas serta ketentuan yang berlaku di aplikasi.
Cara mengatur penghasilan melalui Flip secara umum meliputi:
Pastikan kamu selalu mengecek biaya, kuota, dan ketentuan yang ditampilkan sebelum menyelesaikan transaksi. Jangan pernah memberikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada orang lain.
Mahasiswa yang bekerja jarak jauh juga mungkin mendapatkan proyek dari klien luar negeri atau perlu mengirim pembayaran lintas negara. Untuk kebutuhan tersebut, kamu dapat mempelajari cara mudah transfer ke luar negeri melalui Flip Globe.
Flip Globe mendukung pengiriman uang dari Indonesia ke lebih dari 60 negara. Kurs, biaya transfer, dan jumlah yang diterima ditampilkan sebelum transaksi dikonfirmasi, sedangkan status pengiriman dapat dipantau melalui aplikasi.
Pada akhirnya, part-time adalah pilihan kerja yang dapat membantu mahasiswa memperoleh penghasilan dan pengalaman tanpa menjalani jadwal penuh. Namun, pastikan jam kerja tidak mengganggu kuliah, baca perjanjian dengan teliti, dan hindari lowongan yang tidak transparan. Dengan memilih pekerjaan yang sesuai serta mengelola pendapatan secara disiplin, pengalaman kerja paruh waktu dapat menjadi bekal penting untuk memasuki dunia profesional.
Bagikan
