
Flip Globe | 15 Juni 2026
Oleh : Anonim
Saat kamu melakukan transfer uang ke luar negeri lewat bank, terutama menggunakan jalur SWIFT, ada kemungkinan kamu menemukan tiga kode yang menentukan siapa yang menanggung biaya transfer: OUR, BEN, dan SHA. Ketiganya bukan sekadar kode teknis yang bisa diabaikan, karena pilihan yang kamu atau pihak bank tentukan di sini bisa berdampak langsung pada berapa dana yang akhirnya diterima oleh penerima di ujung sana.
Kalau kamu pernah heran kenapa jumlah yang diterima penerima lebih kecil dari yang kamu kirim, jawabannya mungkin ada di sini.
Ketiga kode ini adalah instruksi biaya dalam pesan SWIFT yang memberitahu bank-bank yang terlibat dalam transaksi tentang siapa yang bertanggung jawab menanggung biaya transfer. Dalam transfer SWIFT internasional, biasanya ada lebih dari satu bank yang terlibat: bank pengirim, satu atau lebih bank koresponden di tengah, dan bank penerima.
Baca Juga: Cari Tahu tentang Telegraphic Transfer di Sini!
OUR artinya pengirim menanggung semua biaya transfer, termasuk biaya bank pengirim, biaya bank koresponden, dan biaya bank penerima. Dengan instruksi OUR, penerima dijamin menerima jumlah penuh yang kamu kirim tanpa ada potongan di sepanjang jalur transfer.
Ini opsi yang paling menguntungkan bagi penerima karena mereka mendapat jumlah persis yang kamu kirimkan. Tapi sebagai pengirim, kamu perlu membayar lebih di depan karena kamu menanggung semua biaya transfer, termasuk yang dikenakan oleh bank koresponden yang mungkin jumlahnya tidak bisa diprediksi dengan pasti sebelum transaksi selesai.
OUR biasa dipilih untuk transaksi bisnis di mana nilai yang diterima penerima harus persis sesuai kontrak atau invoice, misalnya pembayaran DP ke supplier yang mensyaratkan nominal tertentu.
BEN adalah kebalikan dari OUR. Dengan instruksi BEN, penerima yang menanggung semua biaya transfer. Artinya, dari jumlah yang kamu kirimkan, biaya bank pengirim, bank koresponden, dan bank penerima semuanya akan dipotong dari dana yang diterima penerima.
Kamu sebagai pengirim mungkin tidak mengeluarkan biaya tambahan di depan, tapi penerima akan mendapat jumlah yang lebih kecil dari nominal yang kamu kirim. Seberapa besar potongannya bergantung pada berapa banyak bank koresponden yang terlibat dan tarif biaya masing-masing, yang sering kali tidak bisa diketahui dengan pasti sebelumnya.
BEN jarang dipilih karena dari sisi penerima sangat tidak menguntungkan, terutama kalau mereka tidak tahu sebelumnya bahwa akan ada potongan dari jumlah yang dikirim.
SHA singkatan dari "Shared," artinya biaya dibagi antara pengirim dan penerima. Pengirim menanggung biaya yang dikenakan oleh bank pengirimnya sendiri, sementara penerima menanggung biaya yang dikenakan oleh bank koresponden dan bank penerima.
Ini opsi yang paling umum digunakan dalam transfer SWIFT karena dianggap paling adil secara konsep. Pengirim tahu persis berapa biaya yang harus dibayar di depan kepada banknya sendiri. Tapi penerima tetap perlu mengantisipasi kemungkinan ada potongan dari bank koresponden, yang jumlahnya bervariasi dan tidak selalu bisa diprediksi.
Baca Juga: Daftar Biaya Transfer Bank Indonesia ke Luar Negeri
Secara umum, biaya yang dikeluarkan dari ekosistem transaksi untuk ketiganya sebenarnya tidak berbeda jauh. Yang berbeda hanya siapa yang membayarnya.
Kamu sebagai pengirim membayar lebih banyak di depan karena menanggung semua biaya termasuk potensi biaya koresponden yang bisa cukup signifikan. Namun penerima mendapat jumlah penuh.
Kamu membayar biaya bank pengirimmu saja, tapi penerima harus siap menerima jumlah yang sudah dipotong biaya bank koresponden dan bank penerima.
Kamu tidak bayar biaya di depan, tapi penerima menanggung semua potongan yang bisa cukup besar kalau ada banyak bank koresponden yang terlibat.
Satu hal yang perlu kamu ingat: biaya bank koresponden sering kali tidak transparan dan bisa berbeda-beda tergantung rute yang dilalui transaksi. Ini salah satu alasan mengapa jumlah yang diterima penerima dalam transfer SWIFT sering tidak bisa diprediksi dengan presisi.
Baca Juga: Efek Kurs dan Spread saat Transfer Uang ke Luar Negeri
Pilihan terbaik antara OUR, SHA, atau BEN bergantung pada konteks transaksimu.
Kalau kamu perlu memastikan penerima mendapat jumlah persis sesuai yang tertera di invoice atau kontrak, pilih OUR. Ini paling relevan untuk pembayaran bisnis di mana ada nilai yang sudah disepakati dan tidak boleh kurang. Sebagai pengirim, kamu perlu bersiap menanggung biaya yang lebih besar, tapi tidak ada risiko penerima komplain karena menerima jumlah yang kurang.
Untuk transfer personal atau bisnis yang tidak mensyaratkan nominal penerima yang presisi, SHA adalah pilihan yang paling lazim dan paling mudah dieksekusi. Kamu tahu biaya yang kamu tanggung di depan, dan penerima perlu memahami bahwa mungkin ada sedikit potongan dari sisi bank koresponden atau bank penerimanya.
BEN jarang jadi pilihan yang baik karena penerima menanggung semua biaya tanpa bisa memprediksi berapa potongannya. Ini bisa menimbulkan kebingungan atau friksi, terutama dalam konteks transaksi bisnis.
Baca Juga: SWIFT Code BCA: Fungsi dan Cara Menggunakannya untuk Transfer
Salah satu kelemahan transfer SWIFT adalah struktur biayanya yang tidak selalu mudah diprediksi. Yang paling sering bikin bingung adalah biaya bank koresponden, karena biaya ini bisa muncul di tengah jalur transfer dan tidak selalu bisa dikontrol oleh pengirim maupun penerima. Bahkan saat kamu sudah memilih OUR sekalipun, biaya akhirnya kadang tetap tidak terasa sepenuhnya transparan dari awal.
Karena itu, makin banyak pelaku bisnis dan pengguna transfer internasional yang mulai mencari opsi yang lebih mudah dibaca dari sisi biaya. Mereka ingin tahu dari awal berapa yang dibayar, berapa kurs yang dipakai, dan berapa dana yang benar benar diterima di tujuan.
Kalau transfermu melewati beberapa bank koresponden, tiap bank bisa saja mengenakan biaya sendiri. Inilah yang membuat nominal akhir sering sulit ditebak dengan presisi, terutama kalau rutenya panjang atau melibatkan bank perantara yang berbeda.
Buat kamu, ketidakpastian seperti ini jelas menyulitkan. Apalagi kalau kamu perlu pembayaran yang lebih terukur untuk kebutuhan bisnis.
Karena masalah itu, layanan remitansi digital mulai terasa lebih menarik. Dalam draft kamu, Flip Globe dijelaskan menawarkan pendekatan yang lebih transparan karena biaya dan nilai yang diterima penerima bisa dilihat sebelum transaksi dikonfirmasi.
Ini penting karena saat kamu tahu hasil akhirnya dari awal, kamu bisa merencanakan transaksi dengan lebih tenang dan mengurangi risiko selisih nominal yang bikin ribet di belakang.
Baca Juga: Efek Kurs dan Spread saat Transfer Uang ke Luar Negeri
Sebelum kamu memilih salah satu instruksi biaya, ada beberapa hal praktis yang sebaiknya kamu cek dulu. Ini penting karena di lapangan, tidak semua bank memberikan pilihan yang sama, dan tidak semua rute transfer memperlakukan instruksi biaya dengan cara yang benar benar identik.
Ada bank yang menampilkan pilihan OUR, BEN, dan SHA secara eksplisit, tapi ada juga yang hanya memakai default tertentu, misalnya SHA. Jadi, kalau kamu tidak yakin, lebih aman kalau kamu cek langsung ke bank atau baca dokumentasi transfer internasional mereka sebelum transaksi dilakukan.
Dengan cara ini, kamu tidak hanya mengandalkan asumsi. Kamu juga jadi tahu sejak awal opsi mana yang benar-benar tersedia buat transaksi yang sedang kamu lakukan.
Secara teori, OUR berarti penerima menerima nominal penuh. Tapi dalam praktiknya, draft kamu juga menyebut bahwa di beberapa kasus tetap bisa muncul potongan di sisi penerima tergantung bank tujuan dan cara instruksi itu diterapkan.
Jadi, walaupun OUR tetap yang paling aman kalau kamu ingin nominal utuh, kamu juga perlu paham bahwa sistem SWIFT tetap punya lapisan ketidakpastian tertentu yang tidak selalu sepenuhnya hilang.
Kalau transfermu ke negara yang jalurnya melibatkan banyak bank koresponden, total biaya yang muncul di tengah jalan juga bisa makin besar. Artinya, semakin panjang rantai bank perantaranya, semakin banyak kemungkinan ada potongan yang terjadi sebelum dana sampai ke penerima.
Karena itu, kamu memang perlu lebih hati-hati saat menghitung total biaya transfer internasional. Jangan cuma lihat biaya awal di bank pengirim, tapi pikirkan juga kemungkinan biaya yang muncul di belakang layar.
Kalau diringkas, OUR paling cocok kalau penerima harus mendapatkan nominal penuh, SHA paling umum dipakai untuk transaksi biasa, dan BEN biasanya paling jarang direkomendasikan karena semua biaya dibebankan ke penerima. Jadi, pilihan terbaiknya benar-benar bergantung pada konteks transaksimu dan seberapa penting nominal akhir yang diterima di tujuan.
Kalau kamu ingin proses transfer ke luar negeri yang lebih mudah dipantau dari sisi biaya, kamu bisa mempertimbangkan layanan seperti Flip Globe. Dalam draf kamu, Flip Globe dijelaskan menampilkan biaya dan nilai yang diterima penerima sebelum konfirmasi, jadi perhitungannya terasa lebih jelas dan lebih terprediksi. Buat kebutuhan bisnis maupun personal, pendekatan seperti ini biasanya jauh lebih membantu daripada harus menebak potongan di tengah jalur transfer.
Bagikan
