
Flip Globe | 15 Juni 2026
Oleh : Anonim
Bagi importir yang rutin sourcing dari China, 1688 sudah jadi platform yang tidak asing. Harganya jauh lebih murah daripada di Alibaba karena memang ditujukan untuk pasar grosir domestik China, bukan ekspor internasional.
Tapi tantangan terbesarnya ada di sistem pembayaran, karena 1688 dirancang untuk pengguna dengan akun Alipay aktif yang terhubung ke rekening bank China.
Kalau kamu tidak punya akun Alipay yang terverifikasi, bukan berarti tidak bisa bayar supplier di 1688. Ada jalur lain yang justru lebih langsung dan lebih transparan, yaitu transfer langsung ke rekening bank China supplier.
1688 adalah platform B2B milik Alibaba Group yang beroperasi khusus untuk pasar domestik China. Karena targetnya adalah transaksi antarpibisnis di dalam negeri China, harga yang ditawarkan di 1688 bisa jauh di bawah harga di Alibaba atau platform ekspor lainnya untuk produk yang sama.
Bagi importir Indonesia yang sudah punya pengalaman mencari supplier di China, 1688 sering jadi tujuan utama untuk mendapatkan harga pabrik atau harga distributor yang lebih kompetitif. Selisih harganya bisa sangat signifikan, terutama untuk produk fashion, elektronik, aksesori, dan berbagai produk konsumen lainnya.
Satu hal yang perlu dipahami sejak awal: 1688 bukan platform yang dirancang untuk pembeli internasional.
Antarmukanya, dalam bahasa Mandarin, sistem pembayaran utamanya adalah Alipay China, dan banyak supplier di sana yang tidak terbiasa bertransaksi dengan buyer luar negeri. Tapi dengan pendekatan yang tepat, semua kendala ini bisa diatasi.
Baca Juga: Ini Perbedaan Alibaba dan AliExpress, Pilih yang Mana?
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di 1688 sebagai buyer dari Indonesia.
Metode pembayaran utama dan paling umum di 1688 adalah Alipay China. Tapi untuk pengguna luar negeri, membuat dan memverifikasi akun Alipay China membutuhkan nomor ponsel China dan dokumen identitas China yang pada umumnya tidak dimiliki oleh orang Indonesia.
Ada layanan pihak ketiga yang bisa membantu top up Alipay untuk buyer internasional, tapi cara ini punya risikonya sendiri dan tidak selalu transparan dari sisi biaya dan keamanan.
Alternatif yang lebih langsung dan lebih aman adalah bernegosiasi dengan supplier untuk membayar langsung ke rekening bank China mereka melalui transfer internasional. Cara ini tidak memerlukan Alipay sama sekali dan bisa dilakukan dari Indonesia menggunakan layanan transfer yang mendukung pengiriman ke China.
Metode ini juga memberikan jejak transaksi yang lebih jelas karena dana berpindah langsung dari rekening kamu ke rekening bank supplier, dengan bukti transfer yang bisa digunakan sebagai dokumentasi bisnis.
Beberapa importir menggunakan jasa agen sourcing berbasis di China yang membantu pembelian di 1688 menggunakan akun Alipay mereka, lalu mengatur pengiriman ke Indonesia. Cara ini memang praktis, tapi menambah satu lapisan biaya dan risiko karena ada pihak perantara yang memegang barang dan uang kamu.
Baca Juga: 7 Metode Pembayaran yang Diterima Alibaba
Untuk transfer langsung ke rekening bank China supplier, kamu bisa menggunakan layanan seperti Flip Globe yang mendukung pengiriman ke China dengan konversi rupiah ke yuan (CNY).
Prosesnya cukup straightforward:
Dana akan diteruskan ke rekening bank China supplier dalam mata uang Yuan. Kamu mendapat bukti transfer yang bisa digunakan sebagai dokumentasi pembayaran ke supplier.
Sebelum melakukan transfer, pastikan kamu sudah memiliki informasi rekening bank China supplier secara lengkap. Data yang biasanya dibutuhkan antara lain:
Pastikan kamu minta semua informasi ini langsung dari supplier dan verifikasi ulang sebelum melakukan transfer, terutama nomor rekening dan kode CNAPS-nya.
Baca Juga: Apa Itu RMB (Renminbi) dan Pentingnya untuk Transfer ke China
Waktu pemrosesan transfer internasional ke China umumnya berkisar antara 1 sampai 3 hari kerja, tergantung layanan yang digunakan dan apakah ada pemeriksaan tambahan dari pihak bank.
Untuk biaya, ada dua komponen utama yang perlu kamu perhatikan. Pertama adalah biaya layanan transfer yang dikenakan oleh penyedia jasa. Kedua adalah selisih kurs antara kurs pasar dan kurs yang digunakan dalam transaksi. Layanan seperti Flip Globe menampilkan kedua komponen ini secara transparan sebelum kamu konfirmasi transaksi, jadi kamu bisa memperkirakan total biaya dengan akurat sebelum uang keluar dari rekening.
Dibanding transfer bank konvensional yang biayanya bisa cukup tinggi dan kursnya tidak selalu transparan sampai transaksi selesai, menggunakan layanan remitansi digital umumnya lebih hemat dan lebih mudah dimonitor.
Baca Juga: Marketplace Taobao: Panduan Lengkap Cara Transaksi
Bayar supplier langsung ke rekening bank China memang bisa terasa lebih efisien, tapi kamu tetap perlu hati hati. Soalnya, transaksi lintas negara tetap punya risiko kalau kamu buru-buru transfer tanpa verifikasi dan tanpa sistem pembayaran yang jelas.
Kalau kamu sudah deal harga dengan supplier, jangan langsung buru-buru kirim uang. Kamu tetap perlu cek reputasi supplier tersebut, lihat histori mereka di platform, dan kalau perlu, lakukan video call untuk memastikan bisnisnya benar-benar ada dan aktif.
Kalau kamu bisa, cari juga referensi dari buyer lain yang pernah melakukan transaksi dengan supplier yang sama. Semakin banyak informasi yang kamu kumpulkan sebelum transfer, semakin kecil juga risiko kamu salah kirim ke pihak yang tidak bisa dipercaya.
Kalau kamu baru pertama kali transaksi dengan supplier tertentu, lebih aman kalau kamu mulai dari nominal yang lebih kecil dulu. Meskipun harga per unitnya mungkin belum seoptimal order besar, langkah ini bisa membantu kamu menguji apakah supplier tersebut responsif, jujur, dan benar-benar menjalankan pesanan dengan baik.
Dengan cara ini, kamu nggak langsung mengambil risiko besar di awal. Kalau hasil transaksi pertama berjalan lancar, baru kamu bisa lebih percaya diri untuk menaikkan jumlah order di tahap berikutnya.
Setelah kamu menyelesaikan transfer, jangan anggap prosesnya langsung selesai begitu saja. Kamu juga perlu meminta supplier untuk mengonfirmasi bahwa dana benar-benar sudah masuk ke rekening mereka.
Langkah ini penting supaya kamu punya catatan komunikasi yang jelas dan nggak ada bagian yang terlewat. Kalau nanti ada kendala, kamu juga punya bukti kapan transfer dilakukan dan kapan supplier mengaku sudah menerima dana.
Selain suppliernya, layanan transfer yang kamu pakai juga perlu kamu perhatikan. Sebaiknya kamu pilih layanan yang memang resmi, berizin, dan diawasi oleh otoritas yang relevan, supaya transaksi kamu punya perlindungan yang lebih jelas kalau sewaktu waktu muncul masalah.
Ini penting karena bukti transfer yang jelas, proses yang transparan, dan status legal layanan akan sangat membantu kamu dari sisi keamanan bisnis. Jadi, jangan cuma pilih yang terlihat cepat, tapi pastikan juga layanannya memang bisa dipertanggungjawabkan.
1688 memang menarik karena harganya sering jauh lebih kompetitif untuk sourcing produk dari China. Tapi karena platform ini memang tidak dirancang khusus untuk buyer internasional, kamu perlu lebih cermat, terutama di bagian pembayaran dan verifikasi supplier.
Kalau kamu sudah paham alurnya dan memilih metode transfer yang tepat, kendala teknis seperti pembayaran ke China sebenarnya tetap bisa kamu atasi tanpa harus terlalu bergantung pada perantara yang justru menambah biaya dan lapisan risiko baru.
Baca Juga: Cara Belanja di Alibaba untuk Dijual Kembali dengan Profit Maksimal
Kalau kamu ingin bayar supplier langsung ke rekening bank China, kamu bisa mempertimbangkan Flip Globe sebagai opsi transfer yang lebih praktis. Kamu bisa melihat kurs yang dipakai, biaya transfer, dan estimasi dana yang diterima sebelum transaksi dikonfirmasi, jadi semuanya terasa lebih transparan dari awal.
Selain itu, prosesnya juga digital lewat aplikasi, jadi kamu nggak perlu repot datang ke bank hanya untuk melakukan pembayaran rutin ke supplier. Buat kamu yang sering sourcing dari 1688 atau supplier lain di China, alur seperti ini bisa membantu transaksi terasa lebih rapi, jelas, dan lebih mudah dipantau.
Bagikan
