
Flip Globe | 18 Mei 2026
Oleh : Anonim
Kalau kamu berencana ke China dan bertanya-tanya apakah bisa memakai UnionPay di sana, jawabannya: bisa, tapi dengan cara yang berbeda dari penduduk lokal. Wisatawan asing tidak serta-merta bisa langsung gesek kartu UnionPay seperti warga China yang punya rekening bank lokal.
Ada beberapa jalur yang bisa ditempuh tergantung persiapan yang sudah kamu lakukan sebelum berangkat.
Ya, UnionPay tersedia untuk wisatawan asing dan memang dirancang agar bisa digunakan secara internasional. UnionPay International, anak perusahaan China UnionPay yang mengelola operasi luar negeri, sudah menerbitkan kartu yang bisa digunakan di lebih dari 180 negara dan wilayah, dengan jaringan lebih dari 73 juta merchant dan 1,7 juta ATM di seluruh dunia.
Tapi penting untuk dipahami: ada perbedaan antara kartu UnionPay yang diterbitkan bank luar negeri (termasuk Indonesia) dan kartu UnionPay lokal China yang terhubung ke rekening bank domestik. Wisatawan asing umumnya menggunakan jalur pertama, bukan kedua.
Opsi paling praktis bagi WNI yang ingin menggunakan UnionPay di China adalah memiliki kartu berlogo UnionPay yang diterbitkan bank Indonesia. Salah satu yang paling relevan adalah Kartu Debit UnionPay Dual Currency dari Bank of China cabang Jakarta, yang memungkinkan transaksi dalam dua mata uang: Rupiah (IDR) untuk transaksi di Indonesia, dan Yuan Renminbi (CNY) untuk transaksi di China daratan.
Dengan kartu ini, kamu bisa menarik uang tunai di ATM China, berbelanja di merchant yang menerima kartu UnionPay, dan bertransaksi tanpa perlu konversi ganda yang memotong nilai lebih besar. Pengajuannya dilakukan di kantor Bank of China Jakarta jauh sebelum keberangkatan.
UnionPay International juga menawarkan kartu prepaid yang dirancang khusus untuk wisatawan. Kartu ini bisa diisi saldo sebelum perjalanan dan digunakan di merchant serta ATM yang menerima UnionPay di China. Jenisnya mencakup kartu prabayar dan kartu virtual yang memberikan lapisan keamanan tambahan karena tidak terhubung langsung ke rekening bank.
Baca Juga: Pilihan E-Wallet Populer di China dan Tips Transaksinya
Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan akses ke UnionPay sebelum atau saat berada di China.
Cara paling aman adalah mengajukan kartu berlogo UnionPay dari bank Indonesia yang bermitra dengan UnionPay International.
Di Indonesia, Bank of China cabang Jakarta adalah penerbit kartu UnionPay yang paling langsung relevan untuk perjalanan ke China, terutama produk Kartu Debit Dual Currency IDR-CNY-nya. Proses pengajuan membutuhkan waktu, jadi idealnya dilakukan minimal beberapa minggu sebelum keberangkatan.
Beberapa bank lain di Indonesia juga menerbitkan kartu kredit atau debit dengan logo UnionPay meski tidak semua menawarkan fitur dual currency. Cek langsung ke bank yang kamu gunakan apakah produk UnionPay-nya tersedia dan apa saja persyaratannya.
Wisatawan asing yang sudah berada di China juga bisa mengajukan kartu UnionPay langsung ke bank-bank besar China seperti Bank of China, ICBC, atau China Construction Bank dengan membawa paspor.
Prosesnya memungkinkan tapi membutuhkan waktu administrasi dan tidak selalu bisa diselesaikan dalam satu hari, sehingga kurang ideal untuk kunjungan singkat.
Jika kartu debit atau kredit kamu dari bank manapun sudah memiliki logo UnionPay di sampingnya, itu sudah cukup untuk bertransaksi di merchant dan ATM yang menerima UnionPay di China.
Beberapa bank di Indonesia menerbitkan kartu dual-logo seperti Visa/UnionPay atau Mastercard/UnionPay. Cek kartu yang kamu miliki, mungkin logo UnionPay sudah ada di sana.
Baca Juga: Alipay vs WeChat Pay: Pilih Mana untuk Transaksi di China?
Memahami kekuatan dan keterbatasan UnionPay membantu kamu memutuskan apakah perlu menyiapkan kartu ini atau cukup mengandalkan metode lain.
UnionPay sangat unggul untuk akses ATM. Hampir semua ATM di China terhubung ke jaringan UnionPay, jadi kalau butuh menarik uang tunai Yuan, kartu UnionPay adalah cara yang paling mulus tanpa khawatir soal kompatibilitas. Ini berbeda dari Alipay atau WeChat Pay yang tidak bisa digunakan untuk tarik tunai di ATM.
Untuk transaksi formal seperti di hotel bintang, department store besar, atau restoran kelas atas di China, terminal kartu (EDC) biasanya mendukung UnionPay dengan baik. Ini membuat UnionPay tetap relevan untuk jenis pengeluaran yang memerlukan bukti transaksi resmi berbasis kartu.
Jangkauan global UnionPay juga jadi keunggulan kalau kamu perjalanan ke banyak negara sekaligus. Kartu UnionPay yang sama bisa digunakan di lebih dari 180 negara, tidak hanya di China.
Keterbatasan utama adalah persiapan yang tidak instan. Untuk mendapatkan kartu UnionPay dari bank Indonesia, kamu perlu mengajukan permohonan jauh-jauh hari. Ini berbeda dari Alipay Tour Pass atau WeChat Pay yang bisa disiapkan dari HP hanya dengan paspor dan kartu Visa/Mastercard Indonesia dalam hitungan menit.
Selain itu, UnionPay sebagai kartu fisik bisa menjadi kendala jika kartu hilang atau tertinggal. Berbeda dari dompet digital yang akunnya tersimpan di cloud dan bisa diakses dari HP lain.
Di kawasan yang lebih pelosok atau merchant kecil di China, kemungkinan besar mereka hanya menyediakan QR code Alipay atau WeChat Pay, bukan terminal kartu fisik. Jadi UnionPay kurang fleksibel untuk transaksi harian di tempat-tempat yang tidak memiliki mesin EDC.
Kalau kamu tidak sempat mengurus kartu UnionPay sebelum berangkat, atau ingin solusi yang lebih fleksibel untuk transaksi sehari-hari di China, ada beberapa alternatif yang bisa disiapkan lebih cepat dari Indonesia.
Alipay dengan fitur Tour Pass adalah pilihan paling populer untuk wisatawan asing. Cukup download aplikasi Alipay, daftar dengan nomor HP Indonesia dan paspor, aktifkan Tour Pass, lalu tautkan kartu Visa atau Mastercard Indonesia. Kamu langsung bisa bayar di lebih dari 80 juta merchant di China hanya dengan scan QR. Tidak butuh kartu fisik baru, tidak butuh rekening bank China.
WeChat Pay juga bisa digunakan wisatawan asing dengan cara serupa, daftar akun WeChat dengan nomor HP Indonesia dan tautkan kartu internasional. WeChat Pay sangat berguna terutama untuk berinteraksi dengan orang-orang lokal yang menggunakannya untuk keperluan sehari-hari.
Untuk mengirim uang dari Indonesia ke China sebelum atau selama perjalanan, misalnya untuk memastikan penerima di China punya dana cukup atau untuk bayar berbagai kebutuhan secara remote, Flip Globe adalah jalur yang paling efisien: transfer Rupiah ke Yuan atau ke rekening bank China penerima, biaya mulai dari Rp25.000, kurs mid-market rate transparan, semuanya lewat aplikasi Flip yang terdaftar resmi di Bank Indonesia.
Baca Juga: Cara Terbaik Transfer Uang ke China yang Hemat dan Aman
China adalah salah satu negara yang paling cashless di dunia. Bergantung hanya pada uang tunai atau kartu kredit internasional biasa saat di sana bisa membuat pengalaman perjalanan jauh kurang nyaman. Idealnya, siapkan kombinasi: Alipay Tour Pass untuk transaksi harian yang fleksibel, dan kartu UnionPay untuk akses ATM dan situasi darurat yang memerlukan kartu fisik.
Kalau kamu perlu mengirim uang ke China sebelum atau selama perjalanan, gunakan Flip Globe: proses cepat, biaya transparan mulai Rp25.000, dan terdaftar resmi di Bank Indonesia.
Bagikan
