
Flip Globe | 15 Juni 2026
Oleh : Anonim
Kalau kamu pernah mencoba mentransfer uang ke rekening bank China, kemungkinan besar kamu pernah menemukan kolom yang meminta CNAPS code. Kolom ini sering membingungkan importir yang baru pertama kali bertransaksi dengan supplier China, karena tidak semua orang tahu apa itu CNAPS dan di mana harus mencarinya.
Salah isi atau mengosongkan kolom ini bisa membuat transfer kamu gagal, ditunda, atau bahkan dana dikembalikan setelah beberapa hari. Artikel ini menjelaskan apa itu CNAPS code, perbedaannya dengan SWIFT code, cara menemukannya, dan tips agar transfer ke bank China berjalan mulus tanpa hambatan yang tidak perlu.
CNAPS adalah singkatan dari China National Advanced Payment System, yaitu sistem pembayaran nasional China yang dikelola oleh People's Bank of China (PBoC), bank sentral China. CNAPS code adalah kode identifikasi unik yang diberikan kepada setiap bank dan cabang bank yang terdaftar dalam sistem ini.
Fungsinya mirip dengan routing number di sistem perbankan Amerika Serikat, yaitu mengidentifikasi dengan tepat bank dan cabang mana yang menjadi tujuan transfer. Dalam sistem CNAPS, setiap cabang bank di China punya kode unik tersendiri, sehingga dana bisa diarahkan dengan presisi ke rekening yang benar.
CNAPS code terdiri dari 12 digit angka. Format umumnya adalah kombinasi kode bank induk, kode wilayah, dan kode cabang yang spesifik. Karena setiap cabang punya kode unik, ada ribuan kode CNAPS yang berbeda-beda meskipun nama banknya sama.
Baca Juga: Apa Itu RMB (Renminbi) dan Pentingnya untuk Transfer ke China
Ini pertanyaan yang sering muncul, dan memahami perbedaannya penting agar kamu tidak salah menggunakan kode saat melakukan transfer.
SWIFT code (atau BIC code) adalah standar internasional yang digunakan untuk mengidentifikasi bank dalam transaksi lintas negara. SWIFT code digunakan di seluruh dunia dan menjadi standar global untuk transfer internasional antar bank.
CNAPS code adalah sistem domestik China. Kode ini digunakan di dalam sistem perbankan China untuk mengidentifikasi cabang bank secara spesifik. Untuk transfer dari luar China ke rekening bank China, kamu mungkin membutuhkan keduanya, SWIFT code untuk mengidentifikasi bank penerima di level internasional, dan CNAPS code untuk mengarahkan dana ke cabang yang tepat di dalam sistem perbankan China.
SWIFT code terdiri dari 8 atau 11 karakter alfanumerik (huruf dan angka), misalnya BKCHCNBJ untuk Bank of China. CNAPS code selalu terdiri dari 12 digit angka, misalnya 102100099996 untuk ICBC cabang tertentu di Beijing.
Untuk transfer internasional ke China dari Indonesia, kamu biasanya perlu menyediakan:
Beberapa layanan transfer mungkin hanya meminta salah satunya, tergantung jalur yang digunakan. Tapi menyiapkan keduanya lebih aman untuk menghindari delay. Pastikan kamu sudah mengonfirmasi dengan supplier atau bank mana saja informasi yang diperlukan sebelum memulai proses transfer agar tidak ada bolak-balik yang membuang waktu.
Baca Juga: IBAN dan SWIFT Code, Apa Perbedaannya?
Ini yang sering jadi kebingungan. Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk menemukan CNAPS code bank China supplier.
Cara termudah dan paling andal adalah meminta CNAPS code langsung dari supplier China kamu. Mereka bisa mendapatkan kode ini dari buku rekening atau aplikasi mobile banking bank mereka. Kode ini tercantum dalam informasi rekening bank mereka dan seharusnya mudah ditemukan.
Sebagian besar bank besar China seperti Bank of China, ICBC, China Construction Bank, dan Agricultural Bank of China menyediakan lookup tool di website resmi mereka untuk mencari CNAPS code berdasarkan nama bank dan cabang. Kamu bisa menggunakan tools ini untuk memverifikasi CNAPS code yang diberikan supplier.
Beberapa layanan transfer internasional yang mendukung pengiriman ke China memiliki database CNAPS code yang bisa kamu gunakan langsung saat melakukan transfer. Flip Globe misalnya, menyediakan panduan yang memudahkan kamu mengisi informasi bank China penerima dengan benar.
Baca Juga: SWIFT Code BNI: Fungsi dan Bagaimana Cara Transfernya
Ketika kamu melakukan transfer ke bank China melalui layanan yang mendukung pengiriman ke China, ada beberapa informasi yang biasanya perlu kamu isi.
Selain CNAPS code, pastikan kamu juga punya dan mengisi dengan benar:
Satu digit yang salah pada CNAPS code bisa membuat dana diarahkan ke cabang yang salah atau bahkan gagal diproses. Selalu verifikasi ulang setiap digit sebelum konfirmasi transfer. Kalau memungkinkan, bacakan kode tersebut kepada supplier untuk konfirmasi akhir sebelum kamu kirim.
Setelah transfer pertama berhasil, simpan semua informasi rekening supplier termasuk CNAPS code-nya dengan rapi. Untuk transfer-transfer berikutnya ke supplier yang sama, kamu bisa langsung menggunakan informasi yang sudah tersimpan tanpa perlu meminta ulang dari supplier.
Baca Juga: Bisakah Transfer Uang ke China Saat Weekend dan Hari Libur?
Ini skenario yang perlu kamu ketahui agar bisa mengantisipasi risikonya.
Kalau CNAPS code yang kamu masukkan tidak valid atau tidak cocok dengan informasi rekening lainnya, sistem perbankan China kemungkinan akan menolak transaksi dan dana akan dikembalikan ke pengirim. Proses pengembalian ini bisa memakan waktu beberapa hari kerja, sehingga ada delay yang tidak perlu dalam pembayaran kamu ke supplier.
Dalam kasus yang lebih jarang tapi lebih serius, jika CNAPS code yang salah kebetulan valid untuk cabang dan rekening lain, dana berpotensi masuk ke rekening yang salah. Proses pengembalian dalam situasi seperti ini jauh lebih kompleks dan bisa memakan waktu berminggu-minggu.
Bahkan kalau CNAPS code hanya sedikit berbeda dari yang seharusnya, bank mungkin perlu melakukan verifikasi manual yang memakan waktu lebih lama. Ini bisa memperlambat penerimaan dana oleh supplier dan mengganggu jadwal produksi atau pengiriman.
Beberapa tips praktis agar transfermu ke bank China berjalan lancar:
Flip Globe mendukung transfer ke China dan memandu kamu melalui proses pengisian informasi bank penerima dengan benar, termasuk CNAPS code. Dengan kurs yang transparan dan biaya yang jelas sebelum konfirmasi, kamu bisa mentransfer pembayaran ke supplier China dengan lebih tenang dan tidak perlu khawatir soal selisih biaya yang tidak terduga di tengah proses.
Bagikan
